Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) saat ini telah mengakui sistem standar mutu udang ekspor asal Indonesia. Usai ekspor udang dari Tanah Air ke Negeri Paman Sam sempat bermasalah imbas temuan kontaminasi Cesium-137 (Cs-137) pada 2025 lalu.
Plt Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura mengatakan, Indonesia sejak awal 2026 telah berhasil mengekspor udang ke Amerika Serikat salam jumlah besar senilai belasan triliun rupiah.
BACA JUGA:Stok Pupuk Aman, Purbaya Sebut RI Siap Ekspor di Tengah Krisis Global
BACA JUGA:Gambaran Ekonomi Iran Usai Digempur AS, Harga Roti Melonjak 140% dan Ekspor Anjlok 70%
BACA JUGA:Stok Melimpah, Mentan Amran Ancang-Ancang Ekspor Ratusan Ribu Ton Beras
Mulai tahun ini, per 26 April (2026) itu kita sudah mampu mengekspor kembali kurang lebih 3.400 kontainer. Yang tadi saya sampaikan kurang lebih nilainya sekitar lebih dari Rp 11 triliun, ujar dia di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Agar kasus serupa tidak terulang, KKP kini tengah memperkuat sistem jaminan mutu pangan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan produk perikanan yang dikonsumsi masyarakat, baik di dalam negeri maupun di pasar global.
Penguatan sistem jaminan mutu dilakukan sejak produksi, baik di perikanan tangkap maupun budidaya, sehingga seluruhnya memiliki standar, kata Andy.
Tak hanya di tahap produksi, pengawasan juga diperketat pada proses pengolahan dan pengemasan. Setiap tahapan dilengkapi dengan sertifikasi guna menjamin produk yang dihasilkan aman hingga sampai ke meja konsumen.
Ini adalah langkah kita untuk memastikan bagaimana produk-produk pangan akuatik yang bersumber dari ikan, bisa memenuhi standar mutu pangan untuk dikonsumsi baik di level domestik maupun global, ungkap dia.



/2026/02/25/1991526071.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460953/original/074159500_1767329160-WhatsApp_Image_2026-01-02_at_10.23.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545592/original/096388500_1775201136-pal6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1171884/original/027743900_1458037827-20160315-Hari-ini-BBM-turun-Rp-200-Angga-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567642/original/083740200_1777300401-WhatsApp_Image_2026-04-27_at_21.29.47.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567650/original/060232800_1777302546-WhatsApp_Image_2026-04-27_at_22.06.02.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565685/original/015970400_1777073651-WhatsApp_Image_2026-04-25_at_06.24.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567686/original/032646800_1777305504-Screenshot_2026-04-27_225625.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567697/original/064242800_1777307611-Proses_evakuasi_korban_tabrakan_kereta_di_Bekasi__2_.jpeg)