Jakarta – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tengah menggeser arah pembangunan ekonomi, dari sekadar menjaga stabilitas menuju pertumbuhan yang lebih produktif, bernilai tambah, dan mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Langkah ini disampaikan dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meeting yang digelar pada 13-17 April di Washington DC, Amerika Serikat.
BACA JUGA:Cara BUMDes Kalipelus Sulap Pemancingan Jadi Mesin Ekonomi Berkelanjutan
BACA JUGA:Begini Pentingnya Peran Strategis Koperasi Desa dalam Penguatan Ekonomi Lokal
BACA JUGA:Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 Diragukan, BPS Beri Penjelasan
Menurut Purbaya, transformasi ekonomi tersebut didorong melalui tiga pilar utama, yakni investasi, industrialisasi, dan peningkatan produktivitas.
“Kita mendorong industri hilir, memperkuat sektor manufaktur, dan meningkatkan sumber daya manusia dan efisiensi. Jadi ke depannya, pertumbuhan Indonesia tidak hanya akan stabil, tetapi juga lebih produktif dan berkelanjutan serta lebih terdiversifikasi dan tangguh,” ujarnya dikutip dari Antara, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, kinerja ekonomi Indonesia saat ini relatif kuat dibandingkan negara G20 dan negara berkembang lainnya. Hal ini didukung oleh pertumbuhan yang stabil, inflasi rendah, serta defisit dan rasio utang yang tetap terjaga.
Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai masih berperan sebagai shock absorber untuk menjaga daya beli masyarakat.


/2026/02/21/1358728669.jpg)
/2024/12/09/1676956039.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523350/original/002152400_1772803865-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5159730/original/096915100_1741756812-minyak_kita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4097283/original/028251000_1658473724-Pajak-Mobil-Motor-Faizal-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4902605/original/040498500_1722051570-AP24208673181388.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558212/original/043696300_1776409719-Jenis_Perhiasan_Emas_yang_Tidak_Rugi_Dibeli_Sekarang_4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561040/original/071538800_1776739356-3449e898-0f39-4c1c-83d9-b8a578e3c0bd.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561128/original/080684600_1776742737-BRI_Kartini_edited.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551637/original/043590500_1775732047-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4202370/original/023638200_1666656354-Rencana_Pembangunan_Skybridge_Stasiun_Bogor-MAGANG_5.jpg)