Jakarta – Nilai tukar rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif namun cenderung melemah pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 18.050 hingga Rp 18.120 per dolar AS.
Untuk perdagangan Jumat mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 18.050 – Rp 18.120, kata Ibrahim kepada media, Jumat (5/6/2026).
BACA JUGA:Dolar AS Sentuh Rp 18.146
BACA JUGA:Rupiah Tembus 18.000, OJK Pastikan Tak Ada Bank Rush
BACA JUGA:Rupiah Menguat 18.036 terhadap Dolar AS Jelang Akhir Pekan
Adapun pada perdagangan Kamis kemarin, rupiah ditutup melemah 82 poin menjadi Rp 18.049 per dolar AS. Sebelumnya, mata uang Garuda sempat tertekan hingga 90 poin di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan sejumlah sentimen domestik yang membebani pasar.
Ibrahim mengatakan investor masih bersikap hati-hati menyusul meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah. Meskipun Washington telah mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon pada Rabu malam, pelaksanaannya masih bergantung pada penghentian aksi permusuhan oleh kelompok Hizbullah.
Situasi di kawasan juga kembali memanas setelah muncul laporan serangan rudal Iran yang menyasar Kuwait dan Bahrain. Di sisi lain, Amerika Serikat dilaporkan melakukan serangan terhadap Pulau Qeshm milik Iran yang berada di dekat Selat Hormuz.
Sementara itu, militer Israel terus memperluas operasi di wilayah Lebanon selatan yang selama ini menjadi basis Hizbullah. Eskalasi konflik tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global dan berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472850/original/077010600_1768378156-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7816779/original/017781500_1780634742-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_08.50.29_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672550/original/053854800_1778484681-IMG_3318.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7749497/original/025677000_1780557634-Maybank_Adv_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143793/original/048379300_1740553792-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__30_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539712/original/078773900_1774614685-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Maret_2026b.jpg)