Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan peningkatan alokasi kewajiban pasok dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) Minyakita untuk BUMN pangan, yakni Bulog dan ID Food, dari 35 persen menjadi 60 persen.Â
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, langkah ini dinilai penting untuk memperkuat distribusi sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.
BACA JUGA:Dahana Perdana Kirim 18.000 Ton Bahan Baku Peledak ke Australia
BACA JUGA:BUMN Jasa Tirta I Buka Puluhan Lowongan Kerja, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
BACA JUGA:Catat! Ini 7 Agenda Penting RUPS WTON di Mei 2026
BACA JUGA:Cerita Warga Larantuka, Uang di Rekening Hilang Misterius Usai Ditelepon Mengaku Pegawai Bank BUMN
Kami usulkan BUMN (pangan) bisa peroleh sampai 60 persen DMO (Minyakita), sehingga akan mempermudah pemantauan pemerintah distribusi ke pasar-pasar, kata Ketut dalam acara Media Briefing di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Senin (20/4/2026).
Ia juga menyampaikan, berdasarkan pantauan pemerintah, harga Minyakita di sejumlah pasar mulai menunjukkan tren penurunan, meskipun sebagian alokasi DMO juga digunakan untuk program bantuan pangan.Â
 Data Kementerian Perdagangan mencatat rata-rata harga Minyakita secara nasional per 17 April berada di Rp 15.982 per liter, sedikit di atas harga eceran tertinggi (HET), dengan 28 provinsi telah mencatat harga sesuai HET.
Realisasi DMO Minyakita yang disalurkan melalui BUMN pangan sebagai distributor lini 1 telah mencapai 228,2 ribu ton atau sekitar 50,07 persen. Dari jumlah tersebut, Perum Bulog menyerap 182,7 ribu ton, sementara ID Food sebanyak 45,5 ribu ton sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan April 2026.
Minyakita bukan merupakan program subsidi pemerintah. Ini merupakan kontribusi produsen minyak sawit dalam negeri untuk memenuhi terlebih dahulu pasar minyak goreng domestik agar mendapatkan izin ekspor, ujar dia.


/2026/02/21/1358728669.jpg)
/2024/12/09/1676956039.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4456475/original/038630400_1686114901-20230607-RUU-PPRT-Faizal-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5159730/original/096915100_1741756812-minyak_kita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4097283/original/028251000_1658473724-Pajak-Mobil-Motor-Faizal-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4902605/original/040498500_1722051570-AP24208673181388.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558212/original/043696300_1776409719-Jenis_Perhiasan_Emas_yang_Tidak_Rugi_Dibeli_Sekarang_4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561040/original/071538800_1776739356-3449e898-0f39-4c1c-83d9-b8a578e3c0bd.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561128/original/080684600_1776742737-BRI_Kartini_edited.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551637/original/043590500_1775732047-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4202370/original/023638200_1666656354-Rencana_Pembangunan_Skybridge_Stasiun_Bogor-MAGANG_5.jpg)