wmhg.org – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memulai perdagangan hari ini di 7.480,08. Level ini diraih usai IHSG melemah 21,20 poin atau 0,28% pada akhir perdagangan Kamis (10/10).
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii] skenario merah.Â
Hal tersebut berarti, penguatan IHSG akan relatif terbatas untuk menguji 7.625-7.680, selanjutnya IHSG akan rawan terkoreksi kembali ke area 7.347, tulis Herditya dalam riset hariannya, Jumat (11/10).
Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk perdagangan, Jumat (11/10), antara lain:
1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
BRIS menguat 1% ke 3,030 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama BRIS masih mampu berada di atas 2,850 sebagai stoplossnya, maka posisi BRIS saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 3.
- Rekomendasi: Buy on weakness Rp 2.960-Rp 3.000
- Target harga: Rp 3.160, Rp 3.260
- Stoploss: Di bawah Rp 2.850
2. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
CPIN menguat 0,82% ke 4,890 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Diperkirakan posisi CPIN saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
- Rekomendasi: Buy on weakness Rp 4.820-Rp 4.900
- Target harga: Rp 5.075, Rp 5.125
- Stoploss: Di bawah Rp 4.760
 CPIN Chart by TradingView
3. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
MIKA menguat 1,62% ke 3,140 disertai munculnya volume pembelian, penguatan MIKA pun mampu menembus MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MIKA saat ini sedang berada di awal wave iii dari wave (iii) pada skenario hitam.
- Rekomendasi: Buy on weakness Rp 3.100-Rp 3.140
- Target harga: Rp 3.230, Rp 3.320
- Stoploss: Di bawah Rp 3.070
4. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
PTBA terkoreksi 0,98% ke 3,020 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Kami perkirakan, saat ini posisi PTBA sedang berada di akhir wave (iv) dari wave [iii] dari wave 3, sehingga pergerakannya masih rawan terkoreksi dahulu.
- Rekomendasi: Buy on weakness Rp 2.970-Rp 3.020
- Target harga: Rp 3.150, Rp 3.230
- Stoploss: Di bawah Rp 2.820
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2018/10/18/528264197.jpg)
/2021/11/16/237331373.jpg)
/2025/12/30/1745362248.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522139/original/000729400_1772718909-e055bfb0-d53a-42c5-ad40-0243568a7760.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876287/original/084698000_1719462311-fotor-ai-2024062711342.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1360907/original/043543700_1475232907-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-01.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521334/original/071803100_1772686674-IMG-20260305-WA0003.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5369426/original/084677000_1759467383-TPC_1_0.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)