• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Positif di Sepanjang 2025, Cek Rinciannya

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Positif di Sepanjang 2025, Cek Rinciannya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Positif di Sepanjang 2025, Cek Rinciannya

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Positif di Sepanjang 2025, Cek Rinciannya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Menilik Kinerja Emiten Konglomerat Hingga Kuartal III-2024, Ini Rekomendasi Analis

Menilik Kinerja Emiten Konglomerat Hingga Kuartal III-2024, Ini Rekomendasi Analis

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-11-04
0

Menilik Kinerja Emiten Konglomerat Hingga Kuartal III-2024, Ini Rekomendasi Analis

wmhg.org – JAKARTA. Mayoritas emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merilis laporan keuangan hingga kuartal III-2024, termasuk jajaran emiten dari grup konglomerasi. Sebagian mampu mendongkrak kinerja, meski ada juga yang melandai karena tertekan secara operasional maupun sentimen sektoral.

Emiten konglomerasi yang telah melaporkan capaian per September 2024 di antaranya adalah Grup Barito dan Petrindo milik konglomerat Prajogo Pangestu. Induk Grup Barito, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalami penurunan kinerja secara top line maupun bottom line.

Pendapatan BRPT merosot 20,85% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) menjadi US$ 1,67 miliar. Kondisi ini menekan laba bersih BRPT yang turun sedalam 25,22% (YoY) menjadi US$ 26,80 juta hingga September 2024.

Seperti diketahui, kinerja BRPT ditopang oleh dua anak usahanya, yakni PT PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di bisnis petrokimia dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) di segmen energi baru dan terbarukan.

Dalam periode sembilan bulan 2024, rugi bersih TPIA membengkak 180,16% (yoy) menjadi US$ 59,90 juta. Sementara laba bersih BREN masih mampu tumbuh tipis 1,87% (YoY) menjadi US$ 86,05 juta.

Direktur Utama BRPT Agus Pangestu mengungkapkan penurunan kinerja ini terutama disebabkan oleh volatilitas yang berkelanjutan di sektor petrokimia, pemeliharaan pada salah satu unit operasi panas bumi, serta pemeliharaan terjadwal di kompleks petrokimia. Faktor-faktor ini lebih lanjut mempengaruhi kinerja operasional kami, kata Agus dalam keterbukaan informasi, Kamis (31/10).

Tapi, pundi-pundi cuan Prajogo Pangestu bukan hanya dari Grup Barito. Berbeda nasib, kinerja emiten tambang PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik signifikan. Pendapatan CUAN meroket 612,76% (YoY) menjadi US$ 546,05 juta. Sedangkan laba bersihnya melejit 162,86% jadi US$ 30,44 juta.

Bergeser ke konglomerat lainnya, Anthoni Salim melalui konglomerasi Grup Salim yang tersebar di berbagai sektor. Pada sektor barang konsumsi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mampu mendongkrak penjualan dan laba bersih. Masing-masing naik 3,64% (yoy) jadi Rp 86,94 triliun dan melonjak 23,72% (YoY) menjadi Rp 8,76 triliun.

Performa apik INDF terdongkrak oleh kinerja anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang mengalami kenaikan top line maupun bottom line. Dalam kondisi ekonomi global yang sedang beradaptasi, Indofood dapat mempertahankan kinerja yang positif di periode sembulan bulan tahun ini, kata Anthoni Salim selaku Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood.

Tak hanya Grup Indofood, emiten yang terafiliasi dengan Anthoni Salim lainnya juga meraup cuan. Tengok saja PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang mampu membalikkan rugi Rp 162,18 miliar menjadi laba bersih Rp 442,71 miliar hingga September 2024.

Lompatan kinerja juga dialami oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Emiten properti Grup Salim yang berkongsi dengan taipan lainnya, Aguan pemilik Agung Sedayu Group. Laba bersih pengembang Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 ini melonjak 91,16% (YoY) menjadi Rp 486,60 miliar.

Konglomerat lainnya, Garibaldi Boy Thohir memanen cuan dari PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang mengalami lonjakan laba bersih 243,85% (yoy) menjadi US$ 33,56 juta. Tapi, performa emiten andalannya, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sedang melandai.

Pendapatan ADRO turun 10,64% (yoy) jadi US$ 4,45 miliar, sementara laba bersihnya menyusut 2,47% (YoY) jadi US$ 1,18 miliar. Laba bersih ADRO turun tipis meski anak usahanya, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mampu mendongkrak pendapatan dan laba bersih.

Bergerak ke Grup Djarum, performa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih kokoh dengan kenaikan laba bersih 12,76% (yoy) jadi Rp 41,07 triliun. Laba bersih PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik tipis 0,82% (YoY) jadi Rp 2,44 triliun, sedangkan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) alias Blibli memangkas kerugian sebanyak 28,62% (yoy) jadi Rp 1,87 triliun.

Sementara dari Grup Astra, pendapatan dan laba bersih emiten induknya, PT Astra International Tbk (ASII) kompak menanjak meski dengan level kenaikan yang terbilang mini. Pendapatan ASII naik 2,24% (YoY) jadi Rp 246,32 triliun, sedangkan laba bersihnya tumbuh 0,62% (YoY) jadi Rp 25,85 triliun.

Dimas mengamati emiten Grup Salim yang secara fundamental mampu membukukan kinerja bisnis yang apik, seperti pertumbuhan pada Grup Indofood. Strategi investasi setelah laporan kinerja kuartal III-2024 bisa perhatikan emiten-emiten yang mencatatkan pertumbuhan kinerja, kata Dimas kepada Kontan.co.id, Minggu (3/11).

Hanya saja, Dimas mengingatkan di samping faktor fundamental emiten, untuk berinvestasi saat ini perlaku pasar juga perlu mencermati tren pasar yang tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Posisi IHSG yang sedang tertekan masih berpotensi melanjutkan pelemahan terseret oleh arus keluar dana dari investor asing (capital outflow).

Pada kondisi seperti ini, sering terjadi false signal seperti false breakdown support maupun false breakout resistance. Sebaiknya keputusan yang diambil adalah gunakan money management yang baik sembari wait and see perbaikan data foreign flow dan teknikal IHSG, jelas Dimas.

Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project William Hartanto sepakat, pelaku pasar sebaiknya wait and see terlebih dulu. Apalagi, William melihat kinerja emiten di BEI per kuartal III-2024 secara umum cenderung di bawah ekspektasi pasar.

Dus, perlu mencermati lagi berbagai sentimen, terutama pemilihan presiden Amerika Serikat. Secara teknikal pelemahan berpotensi terbatas, cuman lebih baik menunggu sentimen eksternal mereda dulu, ujar William.

Sementara Hendra menilai dalam situasi saat ini pelaku pasar juga perlu mencermati saham-saham emiten grup konglomerasi. Sebab, sejumlah emiten milik konglomerat ini punya kapitalisasi pasar besar (big cap) yang punya bobot jumbo untuk memengaruhi arah IHSG.

Di antara emiten konglomerasi, di sisa tahun ini Hendra melirik saham emiten energi dan petrokimia. Dia pun menyodorkan saham BRPT, ADRO dan ESSA dengan target harga masing-masing di level Rp 1.300, Rp 4.000 dan Rp 1.090. Selain itu, Hendra merekomendasikan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dari Grup Emtek dengan target di harga Rp 150.

Sedangkan secara teknikal, William menyarankan peluang buy on weakness pada saham BBCA, INDF, ICBP, EMTK dan ADRO jika terjadi pelemahan. Saham-saham ini punya potensi untuk rebound lebih dulu dibanding yang lainnya. Pergerakan arus dana positif dan secara teknikal menunjukkan tren menguat, terang William.

Sementara itu, Audi memandang emiten dari grup konglomerasi masih menyimpan potensi yang menarik. Ada tiga faktor pendorongnya. Meliputi permintaan komoditas, aksi ekspansi maupun diversifikasi bisnis, serta potensi berlanjutnya pelonggaran kebijakan moneter.

Sebagai pilihan investasi, Audi menyematkan rekomendasi buy untuk saham BBCA dan ASII dengan target harga di Rp 11.150 dan Rp 5.500. Kemudian, trading buy pada saham ADMR, CUAN dan EMTK dengan target harga di Rp 1.520, Rp 9.000 dan Rp 575 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mengenal Kripto dari A sampai Z dengan COO Upbit Indonesia Resna Raniadi

Mengenal Kripto dari A sampai Z dengan COO Upbit Indonesia Resna Raniadi

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menkop Ingin Koperasi Desa Himpun Minyak Jelantah, Buat Apa?

Menkop Ingin Koperasi Desa Himpun Minyak Jelantah, Buat Apa?

2026-06-18
Utang Luar Negeri Indonesia Membengkak Jadi Rp 7.784 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Membengkak Jadi Rp 7.784 Triliun

2026-06-16
Harga Perak Antam 17 Juni 2026 Menguat Rp 250

Harga Perak Antam 17 Juni 2026 Menguat Rp 250

2026-06-18
Coretax Terhubung ke Sistem PLN, Bank hingga OJK

Coretax Terhubung ke Sistem PLN, Bank hingga OJK

2026-06-21
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Lesu Tersengat Penguatan Dolar AS

Harga Emas Dunia Lesu Tersengat Penguatan Dolar AS

2026-06-21
Cek Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juni 2026

Cek Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juni 2026

2026-06-21
Harga Emas Antam 20 Juni 2026 Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 20 Juni 2026 Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-06-21
Harga Emas Pegadaian 20 Juni 2026: UBS, Antam, Galeri24 Kompak Turun

Harga Emas Pegadaian 20 Juni 2026: UBS, Antam, Galeri24 Kompak Turun

2026-06-21

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Zimbabwe Resmi Atur Kripto, Penyedia Layanan Wajib Bayar US$ 500

Zimbabwe Resmi Atur Kripto, Penyedia Layanan Wajib Bayar US$ 500

2026-06-21
0
Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin Menguat, Ethereum Lesu

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin Menguat, Ethereum Lesu

2026-06-21
0
Bitcoin atau Ethereum, Mana Sentuh Titik Terendah Lebih Dulu?

Bitcoin atau Ethereum, Mana Sentuh Titik Terendah Lebih Dulu?

2026-06-21
0
Harga Bitcoin Masih Lesu, Ini Prediksi Bos Coinbase dan Binance

Harga Bitcoin Masih Lesu, Ini Prediksi Bos Coinbase dan Binance

2026-06-21
0
Bitcoin Terancam Turun, Analis Ingatkan Trader Jangan Panik

Bitcoin Terancam Turun, Analis Ingatkan Trader Jangan Panik

2026-06-21
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Lesu Tersengat Penguatan Dolar AS

Harga Emas Dunia Lesu Tersengat Penguatan Dolar AS

2026-06-21
Cek Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juni 2026

Cek Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juni 2026

2026-06-21

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.