Jakarta – Pasar aset kripto bergerak bervariasi dalam perdagangan 24 jam terakhir. Sejumlah harga kripto berkapitalisasi besar masih mencatatkan penguatan, dipimpin Bitcoin (BTC) yang naik dan bertahan. Sementara itu, beberapa aset utama seperti XRP, Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) masih berada di zona merah.
Di tengah pergerakan yang beragam tersebut, kapitalisasi pasar aset kripto terbesar dunia tetap didominasi Bitcoin. Ethereum (ETH) menyusul di posisi kedua, sementara stablecoin Tether (USDT) menempati posisi ketiga.
BACA JUGA:Dua Pemuda Rampok Kripto Rp 142 Miliar
BACA JUGA:Bitcoin Terancam Turun, Analis Ingatkan Trader Jangan Panik
BACA JUGA:Harga Bitcoin Masih Lesu, Ini Prediksi Bos Coinbase dan Binance
Mengutip Coinmarketcap.com, Sabtu (20/6/2026) Bitcoin (BTC) masih menjadi aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Dalam 24 jam terakhir, BTC menguat 0,77% ke level US$ 63.231,48 dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 1,27 triliun. Penguatan ini menunjukkan minat investor terhadap aset digital utama tersebut masih cukup kuat meskipun pasar bergerak fluktuatif.
Ethereum (ETH) berada di posisi kedua dengan harga US$ 1.704,46. Namun, ETH terkoreksi tipis 0,01% dalam 24 jam terakhir. Meski mengalami pelemahan, Ethereum masih memiliki kapitalisasi pasar yang sangat besar, yakni US$ 205,67 miliar.
Stablecoin Tether (USDT) tercatat berada di harga US$ 0,9990 atau relatif stabil dengan perubahan 0,00%. USDT tetap menjadi salah satu instrumen likuiditas utama di pasar kripto dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 186,29 miliar.
BNB menempati posisi keempat dengan harga US$ 579,83. Kripto yang terkait dengan ekosistem Binance ini berhasil menguat 0,49% dalam sehari terakhir. Kapitalisasi pasar BNB tercatat sebesar US$ 78,16 miliar.
Sementara itu, USD Coin (USDC) berada di posisi kelima dengan harga US$ 0,9996. Stablecoin ini turun tipis 0,02% dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, USDC masih memiliki kapitalisasi pasar yang besar, yakni US$ 74,84 miliar.



/2025/08/28/1643206319.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617284/original/010929700_1635503741-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-1.jpg)







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)