Jakarta – Seorang agen FBI Patrick Yaroch ditangkap setelah diduga mencuri kripto senilai US$ 1 juta atau Rp 17,97 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.970) dari akun kripto pihak lawan. Kemudian ia mengakui kepada penyelidik federal kalau dirinya telah “mengacau”
Mengutip the block, Selasa (4/8/2026), Patrick Yaroch ditangkap pada Jumat setelah diduga mengakui pencurian kripto yang dilakukan sejak akhir 2024 atau awal 2025. Berdasarkan dokumen pernyataan tertulis di bawah sumpah atau affidavit yang diajukan pada 1 Agustus, Yaroch menemukan kunci akses yang memungkinkannya mentransfer dana dari dompet digital ke dirinya sendiri.
BACA JUGA:OJK: Transaksi Kripto Tembus Rp 28,58 Triliun, Akun Pengguna Sentuh 22,69 Juta
BACA JUGA:Akuisisi BVNK, Mastercard Perkuat Ekosistem Stablecoin
Ia mengatakan penyelidik karena merasa frustasi karena tidak bisa berbuat lebih banyak untuk mencegah seseorang dari negara lawan memakai kripto, lalu melakukan sekitar belasan kali transfer.
Ia mengatakan kepada seorang pegawai Departemen Kehakiman mengambil keputusan yang sangat buruk terkait dompet mata uang kripto,.
Dalam kesempatan terpisah secara terbuka mengakui kepada agen federal yang memeriksanya, kalau ia telah mengacau.
Yaroch adalah agen khusus pengawas yang bekerja di divisi kontraintelijen dan spionase markas besar FBI, dan sebelumnya pernah bertugas di divisi FBI wilayah Boston. Ia diberhentikan oleh FBI pada 31 Juli.
Yaroch telah mencampur dana pribadi dan dana kripto miliknya. Menurut dokumen tersebut, FBI juga menyatakan Yaroch mengandalkan ChatGPT untuk menentukan langkah selanjutnya terkait dana tersebut termasuk cara membelanjakan atau menginvestasikan US$ 1 juta serta bertanya tentang rencana meninggalkan AS untuk pindah ke sebuah negara di Eropa.



/2025/03/07/402152646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5048154/original/096981400_1734015787-IMG-20241212-WA0031.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762236/original/071720400_1709618206-fotor-ai-2024030512563.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5208885/original/039649300_1746420437-Orb_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1423821/original/030379000_1480656294-1.jpg)