Jakarta – Harga emas dunia menguat lebih dari 2% pada perdagangan Kamis, 17 September 2026 (Jumat pagi Jakarta) kembali bangkit, dari level terendah dalam hampir enam minggu pada sebelumnya. Pergerakan harga emas ini didukung oleh penurunan harga minyak dan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), sementara investor mencermati kenaikan suku bunga terbaru the Federal Reserve (the Fed) serta sinyal kebijakannya.
Mengutip CNBC, Jumat, (18/9/2026), harga emas spot naik 2,4% menjadi US$ 4.364,29 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember menguat 0,4% menjadi US$ 4.404,80.
BACA JUGA:Tok, Suku Bunga Jepang Naik ke Posisi Tertinggi dalam 31 Tahun
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.743, Sikap Hawkish The Fed Membayangi
“Kami melihat ada korelasi terbalik yang sangat erat dengan harga energi akibat tekanan inflasi tersebut. Harga energi turun cukup tajam hari ini. Jadi, penurunan harga energi inilah yang mengurangi sebagian tekanan pada pasar emas” ujar Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.
Harga minyak melanjutkan penurunannya selama dua hari berturut-turut hingga mencapai level terendah dalam satu minggu seiring meredanya kekhawatiran akan gangguan pasokan, sementara dolar AS melemah dari level tertinggi tujuh minggu, sehingga membuat emas yang dihargai dalam mata uang AS menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.
Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun yang menjadi acuan juga turun. Imbal hasil tinggi pada obligasi AS yang bebas risiko cenderung mengurangi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (bunga) tersebut.
The Federal Reserve (the Fed) menaikkan suku bunga pada Rabu dan mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang; Ketua Kevin Warsh turut serta dalam keputusan bulat yang secara efektif mengakui ketidakmampuan pemerintahan Trump sejauh ini dalam mengendalikan inflasi—kondisi yang dikhawatirkan para pembuat kebijakan akan memburuk.
/2026/05/21/1633191104.jpg)
/2026/02/12/1519123083.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2024/06/06/1661469723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350146/original/046030700_1789565661-741cfa89-68f2-4b0f-9852-b3969b00462c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345975/original/035411100_1789101861-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_6.11.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4127952/original/008885300_1660808900-Wamenkeu_raker_dengan_baleg_tentang_harmonisasi_RUU_keuangan-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192691/original/020094000_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)