Jakarta – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas A.M. Djiwandono resmi mengukuhkan Junanto Herdiawan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat menggantikan Muhamad Nur yang telah menjabat selama 2,5 tahun.
Pengukuhan dilakukan dalam acara yang turut dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda, perbankan, hingga berbagai pemangku kepentingan yang tergabung dalam ekosistem pentahelix Jawa Barat.
BACA JUGA:Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Kerja Sama Moneter dan Sistem Pembayaran
BACA JUGA:Penjualan Properti Merosot 25,67%, Survei BI Ungkap Penyebabnya
BACA JUGA:Bank Indonesia: 10 Kota Alami Perlambatan Harga Rumah
Dalam sambutannya, Thomas mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Menurut dia, estafet kepemimpinan tersebut diharapkan semakin memperkuat dukungan Bank Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
BI menargetkan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada 2026 berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan inflasi tetap terjaga pada rentang sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan melalui pengendalian harga, akselerasi investasi, reformasi struktural, pengembangan ekonomi kerakyatan, hingga digitalisasi sistem pembayaran.
Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi juga menegaskan pentingnya peran Bank Indonesia sebagai lembaga independen dalam menjaga stabilitas rupiah dan ekonomi daerah.



/2024/05/31/2056349972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522745/original/092684000_1772775227-Cadangan_Devisa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1932273/original/053391600_1519472252-Properti-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672155/original/069131700_1778470697-Superbank_menghadirkan_Kartu_Untung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672273/original/039713700_1778475023-sp-2810126.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424749/original/064202100_1683862117-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)