Jakarta – Bank Negara Malaysia (BNM) dan Bank Indonesia (BI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (NK) guna memperdalam kerja sama bilateral antara kedua bank sentral.
Kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi di berbagai bidang strategis kebanksentralan. Ruang lingkup kerja sama meliputi kebijakan moneter, stabilitas keuangan dan makroprudensial, sistem pembayaran dan digitalisasi, pengembangan sektor keuangan, hingga inisiatif pengembangan kapasitas dan pertukaran informasi.
BACA JUGA:Junanto Herdiawan Resmi Jadi Kepala BI Jawa Barat
BACA JUGA:Penjualan Properti Merosot 25,67%, Survei BI Ungkap Penyebabnya
BACA JUGA:Bank Indonesia: 10 Kota Alami Perlambatan Harga Rumah
Gubernur Bank Negara Malaysia, Dato\’ Abdul Rasheed Ghaffour, mengatakan penandatanganan nota kesepahaman ini menegaskan hubungan jangka panjang antara BNM dan BI.
“NK ini menegaskan kembali kemitraan jangka panjang antara BNM dan BI. Hal ini juga merupakan komitmen bersama kami untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang perbankan sentral yang telah ada, sekaligus kerja sama ke bidang-bidang baru yang menjadi kepentingan bersama, ujar Abdul Rasheed dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan kedua bank sentral di tengah situasi global yang penuh tantangan.
“NK ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara BI dan BNM, serta lebih dari sekadar komitmen simbolis. Ini merupakan bukti semangat yang berkelanjutan untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan memperdalam kerja sama bilateral antara kedua bank sentral, terutama di tengah lanskap geopolitik yang menantang saat ini, kata Perry.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga membuka peluang terciptanya kemitraan yang lebih kuat dan sinergis antara BI dan BNM. Kedua bank sentral menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama berkelanjutan demi mendukung stabilitas dan pengembangan sektor keuangan di masing-masing negara.



/2024/05/31/2056349972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5588452/original/002047000_1778143074-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-7_Mei_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5405020/original/020294200_1762421931-Kawasan_Industri_Bontang.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5630675/original/004824300_1778228707-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-8_Mei_2026.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672155/original/069131700_1778470697-Superbank_menghadirkan_Kartu_Untung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424749/original/064202100_1683862117-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)