• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Harga Plastik Naik 40%, Produsen Snack Mulai Putar Strategi

    Harga Plastik Naik 40%, Produsen Snack Mulai Putar Strategi

    Pakuwon Jati (PWON) Catat Marketing Sales Rp 316 Miliar per Kuartal I-2026

    Pakuwon Jati (PWON) Catat Marketing Sales Rp 316 Miliar per Kuartal I-2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Harga Plastik Naik 40%, Produsen Snack Mulai Putar Strategi

    Harga Plastik Naik 40%, Produsen Snack Mulai Putar Strategi

    Pakuwon Jati (PWON) Catat Marketing Sales Rp 316 Miliar per Kuartal I-2026

    Pakuwon Jati (PWON) Catat Marketing Sales Rp 316 Miliar per Kuartal I-2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Central Omega (DKFT) Optimistis Kejar Laba Rp 628,9 Miliar pada 2026, Ini Strateginya

Central Omega (DKFT) Optimistis Kejar Laba Rp 628,9 Miliar pada 2026, Ini Strateginya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-22
0

Central Omega (DKFT) Optimistis Kejar Laba Rp 628,9 Miliar pada 2026, Ini Strateginya

wmhg.org – JAKARTA. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) optimistis kembali mendongkrak kinerja pada tahun 2026. Performa DKFT bakal terangkat oleh lonjakan harga nikel global serta formula Harga Patokan Mineral (HPM) baru yang akan mengungkit harga bijih nikel jenis limonit.

Direktur Central Omega Resources, Andi Jaya membeberkan bahwa DKFT sementara ini memproyeksikan volume penjualan bijih nikel sebanyak 1,93 juta Wet Metric Ton (WMT). Jumlah ini jauh menurun dibandingkan volume penjualan pada tahun 2025 yang mencapai 3,02 juta WMT.

Penurunan volume ini sejalan dengan pemangkasan kuota produksi bijih nikel yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Seperti diketahui, pemerintah memangkas target produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nasional.

Meski begitu, Andi mengapresiasi langkah tersebut, lantaran mampu mendongkrak cukup signifikan harga nikel secara global. Andi mengingatkan bahwa pada tahun lalu terjadi kelebihan pasokan (oversupply) yang menekan laju harga nikel dunia.

Andi menggambarkan harga nikel di London Metal Exchange (LME) yang sempat merosot di US$ 14.000 per ton, kini sudah mendaki ke sekitar US$ 18.000 per ton. Dus, meskipun volume penjualan diproyeksikan menurun, namun Andi optimistis nilai pendapatan dan laba DKFT bakal bisa naik dibandingkan tahun lalu.

Dengan asumsi tersebut, pada tahun ini DKFT membidik pendapatan sekitar Rp 1,6 triliun. Relatif stabil dibandingkan raihan Rp 1,57 triliun pada tahun lalu. Sementara itu, DKFT ingin meraih laba bersih sebesar Rp 628,9 miliar atau tumbuh 9,66% dibandingkan keuntungan tahun 2025 yang sebesar Rp 573,48 miliar.

Walau ada penurunan kuantitas (volume penjualan), tapi pendapatan 2026 tidak berkurang. Dari sisi laba kami juga bisa mendapatkan lebih, karena ada kenaikan dari sisi harga, jelas Andi dalam paparan publik pada Rabu (22/4/2026).

Andi mengatakan bahwa proyeksi kinerja tersebut berdasarkan asumsi yang konservatif, baik dari sisi harga nikel global maupun volume penjualan bijih nikel. Andi membeberkan, pada semester pertama ini DKFT bakal mengoptimalkan produksi sesuai kuota RKAB. Setelah itu, DKFT bakal mengajukan revisi kepada pemerintah pada semester II-2026.

DKFT bersiap mengajukan revisi untuk menambah kuota produksi, hingga bisa mencapai level tahun lalu di sekitar 3 juta ton. Andi meyakini pemerintah akan mempertimbangkan perkembangan supply – demand, yang mana kebutuhan bijih nikel untuk smelter di dalam negeri masih sangat tinggi.

Kami yakin pemerintah akan mempertimbangkan sambil menjaga kestabilan harga. Kami akan full produksi sesuai RKAB yang diterima, sehingga harapannya di semester kedua bisa mendapatkan tambahan, ujar Andi.

Selain itu, pendapatan dan laba DKFT juga bisa melompat lebih tinggi dengan adanya formula HPM baru, yang mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 144.K/MB.01/MEM.B/2026. Regulasi anyar ini sudah berlaku efektif mulai 15 April 2026.

Baru seminggu berlaku, Andi mengatakan sejauh ini belum ada perubahan signifikan di lapangan. Dia menjelaskan, dampak formula HPM baru tidak berdampak signifikan terhadap bijih nikel jenis saprolit. Namun, formula HPM baru ini membawa berkah yang mengungkit harga bijih limonit.

Di sisi lain, Andi mengamini, perusahaan tambang sedang berhadapan dengan lonjakan biaya produksi, terutama karena lonjakan harga solar industri. Secara keseluruhan, Andi menggambarkan biaya produksi naik sekitar 30%. 

Meski begitu, Andi meyakinkan bahwa kenaikan biaya tersebut masih bisa tertutupi dengan tren kenaikan harga nikel yang sudah mencapai sekitar 55%. Dengan berbagai faktor tersebut, Andi meyakini DKFT berpotensi meraih pendapatan dan laba bersih lebih tinggi ketimbang proyeksi awal.

Perusahaan membuat proyeksi cukup konservatif. Kami memperhitungkan kenaikan biaya, kenaikan royalti dengan harga pasar saat ini, artinya limonit belum disesuaikan dengan HPM (formula baru). Kami hitung dengan LME konservatif di US$ 17.000, padahal sekarang sudah US$ 18.000, jadi mungkin bisa diinterpretasikan sendiri, tegas Adi.

Seiring dengan berbagai strategi tersebut, Andi menegaskan bahwa DKFT terus memperbaiki fundamental keuangannya. Tercermin dari pembagian dividen pada tahun buku 2025, setelah absen membagi dividen selama 2014 – 2024.

DKFT pun membagi total dividen sebesar Rp 390,31 miliar dengan rasio 68% dari laba bersih. Jumlah total dividen tersebut setara dengan Rp 70 per saham, sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

DKFT telah menebar dividen interim pada 7 Juli dan 30 Oktober, masing-masing Rp 10 dan Rp 25 per sama. Di RUPS sudah kami sampaikan, total (dividen) Rp 70, sehingga akan dibayarkan lagi Rp 35 per saham, ujar Andi. 

Kerja sama Operasi & Akuisisi

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan jumlah cadangan, DKFT pun menjajaki kerja sama operasi hingga akuisisi perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP). Andi bilang, DKFT sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan untuk membentuk kerja sama operasi.

Begitu pun dengan rencana akuisisi tambang. Kami sedang berbicara dengan beberapa perusahaan IUP untuk rencana akuisisi, sehingga akan ada capex (capital expenditure) yang disediakan ke arah sana, kata Andi.

Sejauh ini, DKFT menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp 300 miliar, termasuk untuk memuluskan rencana akusisi tambang. Tidak menutup kemungkinan kalau nanti misalnya dibutuhkan lebih dari itu, cadangan kas kami juga cukup, ujar Andi.

Selain itu, DKFT akan terus aktif menggelar eksplorasi di wilayah kerjanya untuk meningkatkan jumlah cadangan. Merujuk laporan Joint Ore Reserves Committee (JORC) per 31 Desember 2024, DKFT memiliki total cadangan 93 juta WMT bijih nikel.

Cadangan tersebut terdiri dari 18 juta WMT saprolit dan 76 juta WMT limonit. Pada laporan yang sama, DKFT memiliki total sumber daya sebanyak 183 juta WMT, mencakup 62 juta WMT saprolit dan 121 juta WMT limonit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Harga Minyakita Naik, Ini Pemicunya

Harga Minyakita Naik, Ini Pemicunya

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Sudaryono Sebut 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi

Sudaryono Sebut 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi

2026-08-07
Widodo Makmur Unggas (WMUU) Genjot Produksi Ayam Petelur pada 2026

Widodo Makmur Unggas (WMUU) Genjot Produksi Ayam Petelur pada 2026

2026-04-02
Surplus Dagang RI Tembus Rp 64,4 Triliun Hingga Juni 2026

Surplus Dagang RI Tembus Rp 64,4 Triliun Hingga Juni 2026

2026-08-04
Sinyal Positif Ekonomi RI: Pengangguran Turun 24 Ribu Orang

Sinyal Positif Ekonomi RI: Pengangguran Turun 24 Ribu Orang

2026-08-06
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

2026-08-09
Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-08-09
Harga Emas Pegadaian 8 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melejit

Harga Emas Pegadaian 8 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melejit

2026-08-09
Harga Emas Perhiasan 8 Agustus 2026: Simak Ragam Kadar Karat di Sini

Harga Emas Perhiasan 8 Agustus 2026: Simak Ragam Kadar Karat di Sini

2026-08-09

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Tether Borong 14 Ton Emas, Kini Simpan Cadangan 146 Ton Senilai Rp 335 Triliun

Tether Borong 14 Ton Emas, Kini Simpan Cadangan 146 Ton Senilai Rp 335 Triliun

2026-08-09
0
Harga Kripto 8 Agustus 2026: Bitcoin Menguat, Solana Memimpin

Harga Kripto 8 Agustus 2026: Bitcoin Menguat, Solana Memimpin

2026-08-09
0
Polisi Korea Selatan Tunjuk Upbit Simpan Aset Kripto Sitaan

Polisi Korea Selatan Tunjuk Upbit Simpan Aset Kripto Sitaan

2026-08-09
0
Bantu IRGC Iran, AS Jatuhkan Sanksi terhadap Bursa Kripto Dubai

Bantu IRGC Iran, AS Jatuhkan Sanksi terhadap Bursa Kripto Dubai

2026-08-09
0
Kemitraan Trump Media dan Crypto.com Berakhir Imbas Perubahan Bisnis

Kemitraan Trump Media dan Crypto.com Berakhir Imbas Perubahan Bisnis

2026-08-09
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

Harga Emas Hari Ini Terbang Berkat Data Tenaga Kerja AS

2026-08-09
Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam 8 Agustus 2026 Terbang Rp 40.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-08-09

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.