Jakarta – Harga emas dunia tergelincir di bawah US$ 4.350 per ons pada Rabu, (23/9/2026). Harga emas tetap berada di bawah tekanan, karena sinyal hawkish dari pejabat the Federal Reserve (the Fed) lebih mendominasi dibandingkan dampak penurunan harga minyak terhadap prospek inflasi dan suku bunga. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Rabu pekan ini?
Mengutip tradingeconomics.com, harga emas dunia merosot 0,79% menjadi US$ 4.329.
BACA JUGA:Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini 23 September 2026 di Galeri24, Antam dan UBS
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Naik Rp 3.000, Cek Daftar Lengkap di Sini
BACA JUGA:Harga Emas Hari Ini Tergelincir, Investor Antisipasi Kenaikan Kelanjutan Suku Bunga
Pada Selasa pekan ini, Tom Barkin dari Richmond Fed memperingatkan guncangan inflasi mungkin memerlukan waktu untuk mereda. Sementara itu, Susan Collins dari Boston Fed menyatakan dukungannya terhadap kenaikan suku bunga pekan lalu di tengah kekhawatiran inflasi pada masa mendatang bisa tetap berada di atas target 2%.
Di sisi lain, harga minyak terus menurun selama enam sesi berturut-turut setelah Presiden Trump mengatakan para pejabat AS telah melakukan pertemuan yang sangat baik dengan utusan Iran.
Sementara itu, Teheran menyatakan kesiapan untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika AS melonggarkan tekanan militer dan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran mengenai inflasi yang lebih tinggi dan kenaikan suku bunga tambahan. Sementara itu, impor emas China hingga Agustus telah melampaui 1.000 ton, jumlah yang bahkan sudah melebihi total impor sepanjang 2025 di tengah kuatnya permintaan investasi.
Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Rabu pekan ini?
/2025/05/26/1577929556.jpg)
/2026/05/07/612874713.jpg)
/2026/05/31/1057979073.jpg)
/2026/06/01/2110586163.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943099/original/079227300_1726137608-20240912-Harga_Emas-ANg_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805339/original/033825900_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354438/original/007347500_1790051775-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7239.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354433/original/099424600_1790051727-email-attachment_2026_09_22_immanuel-christian_lbea-cukai-tindak-impor-ilegal-beras-dan-garam-serta-balpres-senilai-rp27-miliar_IMG_7249.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324621/original/092329900_1608026628-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)