Jakarta – Para eksekutif dari MoonPay, Ripple, dan Paxos mengatakan di Consensus Miami 2026 regulasi stablecoin telah mempercepat adopsi institusional. Namun, kesenjangan infrastruktur dan privasi yang besar masih menghambat penggunaan arus utama di stablecoin.
Para eksekutif puncak dari tiga perusahaan stablecoin paling aktif mengatakan kepada audiens Consensus Miami 2026 pada 8 Mei regulasi AS yang baru telah secara fundamental mengubah lanskap persaingan untuk token yang dipatok ke dolar, membawa lembaga keuangan tradisional ke pasar yang sebelumnya sulit mereka masuki. Namun, pergeseran ini telah mengungkap serangkaian masalah baru yang belum dipecahkan oleh industri ini. Demikian mengutip Cryptonews.com, Senin (11/5/2026).
BACA JUGA:Senator Amerika Serikat Elizabeth Warren Minta Meta Ungkap Pengembangan Stablecoin
BACA JUGA:RUU Kripto Amerika Serikat Masuk Tahap Voting
BACA JUGA:Bank of England Khawatir Risiko Stablecoin Amerika Serikat
Wakil presiden kemitraan perbankan dan pembayaran MoonPay Richard Harrison mengatakan, pengesahan Undang-Undang GENIUS memberi perusahaan di seluruh keuangan tradisional kerangka kerja peraturan untuk beroperasi. “Apa yang diberikan GENIUS kepada kita adalah kejelasan,” kata Harrison kepada panel.
Ia mencatat, perusahaan keuangan tradisional sekarang memasuki stablecoin dengan kecepatan lebih cepat karena kepatuhan lebih mudah dievaluasi.
Harrison membandingkan keadaan adopsi stablecoin saat ini dengan kendaraan listrik: produk intinya berfungsi, tetapi penerimaan pasar massal sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pendukung. “Bagaimana Anda menggunakan stablecoin untuk membayar sewa?” katanya.
“Bagaimana Anda menggunakannya untuk membeli secangkir kopi?”
Permintaan institusional versus kegunaan di dunia nyata
Wakil presiden senior Ripple untuk stablecoin, Jack McDonald mengatakan, klien institusional kurang fokus pada kapitalisasi pasar dan lebih pada detail praktis: kepatuhan peraturan, keamanan penyimpanan, dan apakah stablecoin dapat melakukan sesuatu yang berguna di luar perdagangan.



/2024/05/31/2056349972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424749/original/064202100_1683862117-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5588452/original/002047000_1778143074-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-7_Mei_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5405020/original/020294200_1762421931-Kawasan_Industri_Bontang.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5630675/original/004824300_1778228707-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-8_Mei_2026.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672155/original/069131700_1778470697-Superbank_menghadirkan_Kartu_Untung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672273/original/039713700_1778475023-sp-2810126.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)