Jakarta – ASEAN mengambil langkah besar lewat inisiatif ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) untuk menghadapi pesatnya kemajuan transformasi digital global. DEFA sebagai kerangka ekonomi digital regional komprehensif pertama di dunia diharapkan menjadi penggerak utama integrasi ekonomi digital ASEAN. Selain itu, DEFA diharapkan memperkuat posisi kawasan sebagai pusat digital dunia.
Berdasarkan studi BCG, kesepakatan DEFA yang komprehensif dapat meningkatkan nilai ekonomi digital ASEAN dari USD 1 triliun pada 2030 menjadi USD 2 triliun.
BACA JUGA:Pemerintah Pastikan Ekonomi Indonesia Masih Kuat, Ini Buktinya
BACA JUGA:Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA Berlaku 1 Juni, Wajib Parkir di Bank Milik Negara
Dalam pertemuan the ASEAN Economic Community (AEC) Council (AECC Meeting) ke-27 yang berlangsung pada 6-7 Mei 2026 di Cebu, Filipina, salah satu agenda utama yang dibahas yakni penyelesaian isu krusial dalam Perjanjian Kerangka Ekonomi Digital ASEAN, ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA).
Pada kesempatan itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, perkembangan ekonomi digital sangat dinamis, dan harus ditanggapi dengan bijaksana oleh ASEAN.
Walaupun DEFA text belum sempurna, namun harus segera diselesaikan sambil dilakukan review berkala sesuai dengan perkembangan dinamika ekonomi digital,” kata Menko Airlangga dikutip dari laman ekon.go.id, Kamis (7/5/2026).
Ia menambahkan, seluruh negara anggota ASEAN berkomitmen untuk menyelesaikan semua substansi perundingan pada Putaran ke-21 (final) pada Mei 2026, berdasarkan kesepakatan AECC di Cebu ini.
Target tegas kita, penandatanganan perjanjian DEFA harus dapat dilaksanakan pada November tahun ini (KTT ASEAN), setelah melalui proses legal scrubbing dan konsultasi domestik di masing-masing negara,” kata Airlangga.



/2025/06/13/674699726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579717/original/030932800_1778065106-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_16.20.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522140/original/044449300_1772718909-7eef455c-f3b2-4a8b-a9e6-6297d80f6724.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562094/original/020205200_1776778989-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5574732/original/093442300_1777973753-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto-5_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496712/original/067203300_1770596625-stasiun_pengisian_kendaraan_listrik_umum__SPKLU_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2199763/original/055327500_1525841213-hoax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876293/original/006485300_1719462342-fotor-ai-20240627112341.jpg)