Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membongkar strategi pemerintah dalam mengucurkan subsidi demi melindungi masyarakat dari dampak lonjakan harga minyak dunia. Efisiensi belanja negara dan perlindungan daya beli masyarakat menjadi kunci utama langkah tersebut.
Purbaya mengisahkan momen saat dirinya menghadap Presiden Prabowo Subianto usai harga minyak dunia melonjak hingga US$ 100 per barel. Angka ini melampaui jauh asumsi APBN yang berada di kisaran US$ 65 per barel.
BACA JUGA:Gubernur BI Jamin Koordinasi Bersama Purbaya Soal Likuditas Bank
BACA JUGA:Purbaya: Jakarta Tak Perlu Keluarkan Bond, Uang Kebanyakan
BACA JUGA:Purbaya Ungkap Nasib Kelas Menengah Indonesia
Setelah melalui kalkulasi cermat, proyeksi defisit APBN dipastikan tetap harus terkendali di level 2,85%. Angka tersebut diperoleh usai menghitung potensi kenaikan beban subsidi yang harus ditanggung negara.
Jadi kita kendalikan belanja-belanja yang enggak perlu dan tetap membolehkan belanja-belanja yang lebih produktif. Sementara daya beli masyarakat dijaga dengan menyerap kenaikan harga minyak dunia melalui subsidi, kata Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan bentuk pemborosan. Fokus utamanya adalah menjaga perputaran roda ekonomi dengan mengamankan daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi.
Orang bilang boros, enggak boros. Pertama saya bisa menjaga daya beli masyarakat, kedua bisa mengendalikan inflasi. Kan kalau inflasi naik, suku bunga naik, ekonomi pasti melambat, kita akan melambat parah, ucapnya.
Tapi dengan strategi yang pas, walaupun harga minyak dunia sampai US$ 100, kita kan tenang-tenang saja, salah satu negara paling tenang di dunia. Karena kebijakannya pas, karena arahan Presiden tepat, lanjut Purbaya.

/2025/12/02/1804168916.jpg)
/2026/01/21/748613643.jpg)
/2026/05/11/461819512.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3181749/original/007438500_1594892571-20200716-Rupiah-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338026/original/049980200_1788273977-1000427123.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630196/original/049757800_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339482/original/046674800_1788417987-berita_252101080114_BankBPDBaliTorehkanKinerjaCemerlangTahun2024_LabaTembusRp878_47M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3510179/original/051798900_1626238814-000_9EW4ZG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)