Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat signifikan pada penutupan perdagangan Kamis, (3/9/2026). Penguatan rupiah terhadap dolar AS didorong data ketenagakerjaan swasta AS yang lebih lemah dari perkiraan.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 84 poin atau 0,47% menjadi 17.679 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.763 per dolar AS.
BACA JUGA:IHSG Hari Ini Melambung ke 6.687, Sektor Saham Transportasi Memimpin Kenaikan
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Menguat di Tengah Panasnya Konflik AS-Iran
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Melemah Lagi, Tertekan Imbal Hasil Treasury AS
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada juga bergerak menguat di level 17.689 per dolar AS dari sebelumnya 17.770 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa menuturkan, penguatan rupiah didorong data ketenagakerjaan swasta AS yang lebih lemah dari perkiraan.
Data ketenagakerjaan swasta AS lebih lemah dari perkiraan, sehingga ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed kembali menjadi perhatian,” tutur dia dikutip dari Antara.
Data ADP Employment Change menunjukkan jumlah pekerja sektor swasta bertambah 38 ribu pada Agustus, berada di bawah perkiraan 47 ribu dan angka kenaikan sebelumnya sebesar 46 ribu.
Di sisi lain, Amru menuturkan, harga minyak yang mulai terkoreksi dari level tingginya turut memangkas tekanan terhadap mata uang kawasan.
Dia menilai, sentimen negatif dari eskalasi konflik AS-Iran belum menjadi faktor yang dominan terhadap pergerakan rupiah.
Pelemahan Dolar AS
Konflik tersebut meningkatkan ketidakpastian dan berpotensi mendorong kenaikan harga minyak, dolar AS disebut justru mengalami koreksi. Indeks DXY bergerak melemah di area 99,27, sehingga memberikan ruang bagi rupiah dan sejumlah mata uang Asia untuk menguat.
Dengan demikian, penguatan rupiah pada Kamis lebih mencerminkan pelemahan dolar AS dan perubahan ekspektasi terhadap suku bunga AS, sementara risiko dari konflik AS-Iran tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan,” ujar Amru.

/2025/12/02/1804168916.jpg)
/2026/05/11/1600213852.jpg)
/2026/01/21/748613643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338026/original/049980200_1788273977-1000427123.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/702138/original/ilustrasi-migas-chevron-140703-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339482/original/046674800_1788417987-berita_252101080114_BankBPDBaliTorehkanKinerjaCemerlangTahun2024_LabaTembusRp878_47M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3510179/original/051798900_1626238814-000_9EW4ZG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)