Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong perusahaan pertambangan memperketat efisiensi modal dan mempercepat adopsi teknologi di tengah tekanan geopolitik serta volatilitas harga bahan bakar dan komoditas. Investasi teknologi diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang ESDM Aryo Djojohadikusumo mengatakan dinamika geopolitik global memengaruhi anggaran, proyeksi keuangan, dan ketahanan bisnis perusahaan tambang melalui perubahan harga serta ketersediaan bahan bakar.
BACA JUGA:Kadin Dukung Zero ODOL 2027, tapi Minta Insentif
BACA JUGA:Pengusaha Singapura Gandeng KADIN dan APINDO Tingkatkan Hubungan Bisnis
BACA JUGA:Kadin Indonesia dan Singapura Kerja Sama Bantu UMKM Tembus Pasar ASEAN
Banyak perusahaan pertambangan di ekosistem Kadin bertahan karena mereka sudah mengantisipasi masa depan. Apa yang sebelumnya hanya menjadi proyek percontohan, kini menjadi kebutuhan operasional,” ujar Aryo di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Keterbatasan akses listrik juga menjadi tantangan bagi tambang di wilayah terpencil. Pengembangan energi terbarukan dan microgrid dapat mendukung elektrifikasi sekaligus membangun sistem kelistrikan yang lebih andal.
Aryo menilai inovasi tetap menjadi faktor penting bagi perusahaan tambang untuk menghadapi ketidakpastian jangka panjang. “Dari apa yang saya pelajari dari perusahaan-perusahaan tambang di Indonesia, tidak ada cara yang lebih baik untuk membangun ketahanan dan kekuatan jangka panjang selain dengan berinovasi,” kata Aryo.
Volatilitas harga bahan bakar dan komoditas membuat perusahaan pertambangan semakin selektif dalam menentukan belanja modal atau capital expenditure (capex). Kondisi tersebut mendorong perusahaan mengarahkan investasi teknologi kepada kebutuhan operasional yang berdampak langsung terhadap efisiensi.
/2022/10/22/184678830.jpg)
/2025/05/29/144949142.jpg)
/2026/05/22/1817612093.jpg)
/2020/12/17/225369454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297480/original/092774900_1784094303-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-15_Juli_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344264/original/002861800_1788939901-AP26251360087646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3511438/original/014464000_1626324764-dogecoin_2executium-uRKETZRn-K4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321980/original/056686300_1786513083-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_36_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)