Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bakal memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi potensi penerimaan negara yang belum tergali. Salah satunya dengan mengidentifikasi perusahaan yang diduga masih memiliki kekurangan pembayaran pajak.
Teknologi tersebut akan diterapkan di Lembaga National Single Window (LNSW). Sistem ini memanfaatkan integrasi berbagai data yang tersedia untuk membantu analis melakukan pemeriksaan secara lebih mendalam.
BACA JUGA:Purbaya Siapkan Cara Supaya Kementerian Tak Minta Anggaran Tambahan
BACA JUGA:Tak Ikuti Langkah Jepang, Purbaya Jelaskan Alasan PPN Belum Turun
Purbaya menilai integrasi data menjadi penting karena pengolahan informasi secara manual semakin sulit dilakukan seiring bertambahnya volume data.
“Kami kembangkan di sini aplikasi menggunakan AI juga. Untuk membantu para analis kita melihat potensi pendapatan yang mungkin diperoleh dengan perbaikan sistem,” kata Purbaya dikutip dari Antara, Kamis (10/9/2026).
Ke depan, sistem tersebut akan dikembangkan agar mampu mendeteksi potensi kekurangan pembayaran pajak hingga tingkat perusahaan. Data yang diperoleh kemudian akan dicocokkan dengan Surat Pemberitahuan (SPT) wajib pajak dan dapat ditelusuri hingga beberapa tahun sebelumnya.
Jika ditemukan indikasi ketidakpatuhan, pemerintah dapat meminta otoritas pajak melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan terkait.
/2026/05/21/68904607.jpg)
/2026/04/23/1284705323.jpg)
/2026/04/25/1145875034.jpg)
/2026/05/06/550430341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257040/original/064008300_1781188098-1000346129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344340/original/014473700_1788942963-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.32.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305867/original/021025200_1784806171-email-attachment_2026_07_23_ariefhakim-at-klyid_menkeu-purbaya-belum-tentukan-pfii-berdiri-di-lahan-bumn_1000385985.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149804/original/091239300_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312564/original/022789700_1785509518-1000394259.jpg)