Jakarta – Manajer aset kripto Bitwise pada Kamis, 10 September 2026 mengumumkan akan melikuidasi dan menutup exchange trade fund (ETF) spot dogecoin miliknya. Penutupan ETF spot dogecoin ini sekitar 10 bulan setelah dana itu mulai beroperasi.
Mengutip the block, Jumat, (11/9/2026), hari perdagangan terakhir di NYSE untuk ETF Bitwise Dogecoin diperkirakan jatuh pada 14 Oktober. Pemegang saham dapat menjual saham mereka di pasar sekunder hingga penutupan perdagangan pada tanggal tersebut.
BACA JUGA:Senat Republik AS Revisi RUU Kripto Jelang Voting Pekan Depan
BACA JUGA:MoneyGram Luncurkan Kartu Stablecoin, Masuk Jaringan Visa
Pada 22 Oktober, pemegang saham yang tersisa akan menerima nilai aset bersih (NAV) dari saham mereka per 21 Oktober, yang didistribusikan dalam bentuk tunai. Pemegang saham tidak perlu melakukan tindakan apa pun selama proses ini berlangsung.
Bitwise telah memutuskan untuk melikuidasi dana tersebut seiring upaya perusahaan untuk terus mengoptimalkan jajaran produknya guna memenuhi kebutuhan investor yang terus berkembang, demikian pernyataan perusahaan dalam sebuah rilis.
ETF Dogecoin pertama mulai meluncur di pasar pada September 2025. Meskipun peluncuran dana spot Dogecoin sempat memicu antusiasme tinggi, ETF tersebut gagal menarik minat investor secara signifikan. Menurut data SoSoValue, dana tersebut mencatat arus masuk bersih sekitar US$ 318.000 atau Rp 5,59 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.600) pada bulan lalu, yang sebenarnya membalikkan kondisi arus keluar kecil yang terjadi pada Juli.
/2022/10/22/184678830.jpg)
/2025/05/29/144949142.jpg)
/2026/05/22/1817612093.jpg)
/2020/12/17/225369454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344264/original/002861800_1788939901-AP26251360087646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321980/original/056686300_1786513083-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_36_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)