Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan akan melakukan perekrutan 20.094 awak kapal profesional, untuk mendukung program modernisasi 1.582 unit kapal perikanan nasional.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menyampaikan, kunci keberhasilan program modernisasi kapal tentunya butuh dukungan sumber daya manusia (SDM) profesional, yang betul-betul mampu mengoperasikan kapal perikanan.
BACA JUGA:Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama BJB
BACA JUGA:Pemerintah Bangun 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih di 2026
BACA JUGA:Top 3: Penjelasan KKP Soal Heboh Nelayan Tolak Kapal Trawl di Merauke
Untuk implementasi program ini membutuhkan lebih kurang 20 ribu awak kapal perikanan untuk mengoperasionalkan kapal, dan berdampak langsung pelibatan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam ekosistemnya, ujar dia dalam sesi konferensi pers di Kantor Pusat KKP, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Latif membeberkan, dari total 1.582 unit kapal yang bakal dilakukan modernisasi, sebanyak 30 kapal berukuran 30 GT membutuhkan awak kapal perikanan (AKP) sekitar 10 ribu orang. Lalu, untuk kapal berukuran 200 GT membutuhkan kurang lebih 9.469 orang.
Kemudian untuk (kapal) yang 500 GT sebanyak 625 orang. Sehingga total kebutuhan awak kapal perikanan yang akan dibangun kapal-kapal modern ini sejumlah 20.094 personil, jelas dia.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDKP) KKP, I Nyoman Radiarta menambahkan, awak kapal perikanan yang dibutuhkan memiliki kompetensi berbeda-beda. Mulai dari level nakhoda, fishing master, Mualim I, Kepala Kamar Mesin (KKM), hingga anak buah kapal (ABK).
Formasi kebutuhan awak kapal tadi saya sudah ukur. Jadi kalau kita totalnya disini nakhoda kita perlu ada 1.582 orang, kepala kamar mesin 1.582 orang, Mualim I 2.771 orang, masinis 2.164 orang, fishing master 577 orang, dan ABK ini yang paling banyak, sekitar 11.418 orang. Dengan total AKP nanti yang diperlukan itu sebesar 20.094, paparnya.



/2024/02/04/21906262.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570861/original/016661200_1777545721-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-30_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4604009/original/088733100_1696838759-WhatsApp_Image_2023-10-09_at_13.31.08__1_.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
/2025/12/02/1778127410.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534655/original/018293700_1773877266-AP26077686498445.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3074157/original/083552400_1583926232-20200311-SPT-2020-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570707/original/019460800_1777537659-Tugu_Insurance.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570759/original/004989900_1777539471-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_15.54.04.jpeg)