Jakarta – Gejolak kembali melanda pasar kripto dalam beberapa pekan terakhir. Harga Bitcoin sempat mengalami tekanan signifikan, memicu kekhawatiran investor mengenai arah pergerakan aset digital terbesar di dunia tersebut.
Namun, analis Standard Chartered masih melihat peluang pemulihan dan memperkirakan Bitcoin sedang mendekati titik terendah siklusnya.
BACA JUGA:XRP Masuki Fase Krusial, Analis Prediksi Peluang Kenaikan 100 Persen
BACA JUGA:Robert Kiyosaki: Tukarkan Uang Tunai dengan Bitcoin, Ethereum, dan Perak
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 14 Juni 2026: Bitcoin Menguat 3%, XRP dan Solana Melonjak
Kepala Riset Aset Digital Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, memperkirakan Bitcoin berpotensi membentuk titik terendah siklus di kisaran US$ 59.000 sebelum kembali melanjutkan tren kenaikan.
Meski pasar sempat mengalami koreksi tajam, Kendrick tetap mempertahankan proyeksi harga Bitcoin pada akhir tahun di level US$ 100.000, sementara Ethereum diperkirakan dapat mencapai US$ 4.000.
Dalam analisis terbarunya, Kendrick menilai tekanan yang terjadi saat ini belum mengubah prospek jangka panjang pasar aset digital.
“Berakhirnya musim dingin kripto (crypto winter) sudah di depan mata, menandai dimulainya periode pemulihan,” ujar Kendrick dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (14/6/2026).
Salah satu faktor yang menekan pasar kripto dalam beberapa waktu terakhir adalah derasnya arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Sejak awal Mei, ETF Bitcoin spot di AS mencatat arus keluar dana lebih dari US$ 5,72 miliar, menunjukkan banyak investor memilih menarik dananya dari instrumen tersebut.
Kondisi tersebut turut memengaruhi likuiditas pasar dan memicu tekanan jual pada Bitcoin.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5734668/original/089093400_1778629872-tahun-ini-dahlan-iskan-lebur-dua-bumn-konstruksi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029351/original/070025000_1579686481-20200122-Penguatan-Rupiah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1745869/original/075005800_1508495004-20171020-Rupiah-Menguat-Tipis-atas-Dolar-Angga-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)