Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik meski harga minyak dunia terus melambung. Pemerintah memutuskan untuk menambah alokasi subsidi demi menjaga daya beli masyarakat.
Merespons harga minyak jenis Brent yang melonjak ke level US$ 107,63 per barel, Bahlil menegaskan pihaknya terus berkonsultasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai beban anggaran belanja negara.
BACA JUGA:Bahlil Ungkap Impor Minyak Mentah Rusia Tahap Dua Sudah Jalan
BACA JUGA:Bahlil Tunggu Perintah Prabowo Bahas RUU Migas
BACA JUGA:Perusahaan Raksasa Rusia Mau Bikin Pabrik Pengolahan Alumina di Kalimantan
Saya selalu berkonsultasi terus dengan Menteri Keuangan atas arahan Bapak Presiden Prabowo. Kami selalu mengikuti secara saksama berbagai dinamika perkembangan global, khususnya yang menyangkut harga minyak dunia yang tidak menentu, ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Ia memastikan pemerintah berkomitmen menahan tarif BBM bersubsidi pada tingkat harga saat ini. Tarif Biosolar subsidi dipastikan tetap sebesar Rp 6.800 per liter, sedangkan Pertalite ditahan pada angka Rp 10.000 per liter. Bahlil mengakui keputusan ini berdampak langsung pada membengkaknya alokasi belanja subsidi energi.
Pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak naik. Memang ini sesuatu yang tidak ringan, ini sesuatu yang berat karena pasti penambahan subsidinya bertambah, tutur Bahlil.
Meski begitu, Presiden Prabowo Subianto memilih opsi penambahan alokasi anggaran subsidi ketimbang membiarkan masyarakat terbebani akibat lonjakan harga BBM.
Bapak Presiden Prabowo berpandangan bahwa membela dan menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah itu jauh lebih penting. Menambah anggaran subsidi saya pikir itu bagian dari langkah yang kita lakukan, tegasnya.
/2022/10/22/184678830.jpg)
/2025/05/29/144949142.jpg)
/2026/05/22/1817612093.jpg)
/2020/12/17/225369454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345297/original/037015700_1789028707-1002766367.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344264/original/002861800_1788939901-AP26251360087646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3511438/original/014464000_1626324764-dogecoin_2executium-uRKETZRn-K4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321980/original/056686300_1786513083-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_36_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)