Jakarta – Amerika Serikat (AS) mulai memblokade akses kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di Selat Hormuz pada Senin. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran agar membuka kembali jalur distribusi minyak penting tersebut setelah negosiasi damai gagal.
Presiden Donald Trump menegaskan bahwa tindakan ini diperlukan untuk menghentikan praktik yang dinilai merugikan dunia.
BACA JUGA:Presiden Meksiko Konfirmasi: FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026
BACA JUGA:Survei: Hampir 70 Persen Warga Amerika Serikat Khawatir dengan Konflik AS-Iran
BACA JUGA:Penyelundupan 4,8 Kg Sabu Asal Iran Digagalkan di Pamulang, 2 Tersangka Diciduk
“Kita tidak bisa membiarkan sebuah negara memeras atau memaksa dunia, karena itulah yang mereka lakukan,” ujar Trump kepada wartawan di luar Oval Office setelah blokade berlaku pukul 10.00 waktu setempat, dikutip dari CNBC, Selasa (14/4/2026).
Saat ditanya apakah tujuan blokade adalah memaksa Iran membuka kembali selat atau kembali ke meja perundingan, Trump menjawab, “Keduanya, tentu saja, dan lebih dari itu.”
Pernyataan Trump muncul setelah Wakil Presiden JD Vance kembali dari Pakistan tanpa kesepakatan dengan Iran. Situasi ini membuat gencatan senjata dua pekan yang sebelumnya disepakati menjadi semakin rapuh.

/2024/09/08/1354843978.jpg)
/2026/02/12/130243073.jpg)
/2026/02/14/83493240.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5013390/original/087260100_1732074201-tips-menjadi-orang-sukses.jpg)
/2026/02/15/2061378339.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427171/original/081791300_1764330279-Managing_Director_Stakeholder_Management_and_Communications_Danantara__Rohan_Hafas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549659/original/059149900_1775627380-6404d410-5cdd-4bbe-8348-ddcbe8ddb144.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554029/original/003537200_1776057719-1000288568.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805341/original/055600100_1713432002-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509268/original/035698400_1771672433-CEO_Danantara__Rosan_Roeslani-21_Februari_2026a.jpg)