Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat lebih dari satu juta tiket perjalanan KA sudah terjual selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila. 369 ribu penumpang sudah terlayani hingga 28 Mei 2026.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba mencatat 1.008.122 tiket terjual untuk perjalanan 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Sementara itu, selama dua hari awal arus keberangkatan pada 26–27 Mei 2026, KAI telah melayani sebanyak 369.457 pelanggan.
BACA JUGA:Hari Tasyrik Apakah Boleh Puasa? Simak Hukum, Dalil dan Penjelasan Ulama
BACA JUGA:Arti Hari Tasyrik dalam Islam: Sejarah, Larangan dan Amalannya
BACA JUGA:Larangan di Hari Tasyrik, Umat Islam Wajib Tahu
BACA JUGA:Cara Mengatasi Agar Daging Kurban Tidak Alot atau Keras untuk Hidangan Idul Adha
“Long weekend kali ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarkota, kata Anne dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026).
Anne mencatat pelanggan pada periode ini tersebar cukup merata menuju berbagai kota favorit di Pulau Jawa maupun Sumatra. Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, hingga Surabaya masih menjadi tujuan utama pelanggan.
Selain lebih praktis dan nyaman, perjalanan menggunakan kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih santai sehingga pelanggan dapat menikmati momen liburan dengan lebih menyenangkan,” ujar Anne.
Puncak keberangkatan terjadi pada 26 Mei 2026 dengan lebih dari 214 ribu pelanggan, kemudian tetap terjaga di atas 100 ribu pelanggan per hari hingga awal Juni.
10 Stasiun Keberangkatan Favorit
1. Stasiun Pasarsenen: 76.356 pelanggan
2. Stasiun Gambir: 63.757 pelanggan
3. Stasiun Yogyakarta: 57.603 pelanggan
4. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 40.289 pelanggan
5. Stasiun Bandung: 33.456 pelanggan
6. Stasiun Surabaya Gubeng: 32.835 pelanggan
7. Stasiun Surabaya Pasarturi: 32.537 pelanggan
8. Stasiun Lempuyangan: 29.801 pelanggan
9. Stasiun Purwokerto: 29.136 pelanggan
10. Stasiun Semarang Poncol: 28.231 pelanggan
Dominasi Stasiun Pasarsenen dan Gambir menunjukkan kawasan Jakarta masih menjadi titik mobilitas terbesar masyarakat selama long weekend. Di sisi lain, tingginya volume keberangkatan dari Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, hingga Surabaya memperlihatkan kuatnya konektivitas antarkota berbasis kereta api di Pulau Jawa.
Daftar tersebut juga menggambarkan perubahan preferensi perjalanan masyarakat yang kini semakin menyukai kota-kota dengan suasana wisata budaya, kuliner, heritage, hingga kawasan urban yang dapat dijangkau langsung dari pusat kota melalui layanan kereta api.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5241224/original/052209200_1748943401-1000059557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452963/original/012904600_1766463626-WhatsApp_Image_2025-12-23_at_07.57.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523348/original/025470200_1772803676-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5085176/original/055731400_1736393185-20250108_123321.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7170647/original/022415500_1779962071-Perusahaan_3M.jpeg)