• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Kenapa Penjualan LCGC Turun Drastis? Ini Alasannya

Kenapa Penjualan LCGC Turun Drastis? Ini Alasannya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-09-18
0

Kenapa Penjualan LCGC Turun Drastis? Ini Alasannya

wmhg.org – JAKARTA. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menilai penurunan pasar Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC) tahun ini bukan hanya dipicu oleh melambatnya daya beli.

Melainkan juga, menurunnya kemampuan bayar masyarakat kelas menengah ke bawah, dalam hal ini first car buyer, yang merupakan pasar utama perseroan dengan kontribusi yang kini masih mencapai 78 persen terhadap penjualan di Indonesia.

Demikian disampaikan Marketing Director and Corporate Communication Director ADM, Sri Agung Handayani, saat ditemui di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Rabu (17/9/2025).

First car buyer sekarang belum memiliki kemampuan beli dan kemampuan bayar. Jadi, bukan hanya kemampuan beli (daya beli) saja, tetapi kemampuan bayar mereka atas cicilannya. Inilah yang menjadi challenge di segmen ini, kata dia. Agung menjelaskan, berdasarkan data internal, kontribusi LCGC di Daihatsu pada Agustus 2025 turun 3,8 persen secara absolut dibanding periode yang sama tahun lalu.

Segmen low MPV juga terkoreksi 2,3 persen dan medium SUV minus 1,3 persen.

Sebaliknya, kendaraan komersial tumbuh 1,6 persen dan kini menyumbang 27,4 persen dari pasar otomotif nasional.

“Kenaikan di segmen komersial ini juga menarik, karena menunjukkan adanya indikasi perbaikan aktivitas ekonomi. Komersial sekarang kontribusinya dalam total market sudah 27,4 persen. Jadi, meski LCGC turun, ada sektor lain yang justru bergerak positif,” ujarnya.

Perlambatan LCGC juga terlihat pada data Gaikindo, di mana sepanjang Januari–Agustus 2025, penjualan LCGC hanya mencapai 81.256 unit dengan kontribusi 16,2 persen terhadap pasar nasional sebesar 500.951 unit.

Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, angkanya masih 120.145 unit dari total 560.552 unit atau 21,4 persen. Artinya, total pasar LCGC tahun ini turun tajam hingga 32,3 persen.

Kondisi ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya sejak program LCGC diluncurkan pada 2013, kontribusinya anjlok di bawah 20 persen.

Fenomena ini juga selaras dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat berkurangnya populasi kelas menengah dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2019, populasi kelas menengah mencapai 57,33 juta orang, lalu turun menjadi 47,85 juta pada 2021.

Dampaknya, proporsi kelas menengah terhadap populasi nasional yang sempat 21,5 persen pada 2019, merosot menjadi hanya 17,1 persen pada 2024.

Meski demikian, Agung menepis anggapan bahwa pelemahan LCGC disebabkan oleh peralihan konsumen ke kendaraan listrik.

Menurutnya, tren elektrifikasi memang tumbuh, tetapi konsentrasinya masih terbatas di kota besar.

“Elektrifikasi sampai Agustus 2025 kurang lebih 20 persen, dengan porsi masing-masing 10 persen hybrid dan 10 persen baterai. Namun, 78 persen mobil listrik baterai ada di Jakarta dan sekitarnya, sementara 55 persen hybrid juga masih terkonsentrasi di area yang sama,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menilai penurunan LCGC lebih erat kaitannya dengan tantangan daya beli dan kemampuan bayar first car buyer ketimbang faktor elektrifikasi.

“Apa yang dilakukan Daihatsu? Kami tetap ingin membangun motorisasi, memberi kesempatan first car buyer, bukan saja di kota besar, tetapi di seluruh wilayah Indonesia,” kata Agung.

Tetapi kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi akan semakin membaik dan bisa kembali berjalan. Sebab, mobil adalah kebutuhan tersier. Apabila ekonomi semakin membaik, tentu kemampuan beli dan kemampuan bayar masyarakat juga akan tumbuh, ucap dia.

Sepanjang 2025, ADM merupakan pemimpin pasar LCGC lewat Daihatsu Sigra. Pada Agustus 2025 saja, total penjualan Sigra tercatat 2.377 unit, turun 19,4 persen dari bulan sebelumnya 2.951 unit. 

Selanjutnya: Bank Woori Saudara Hadirkan Fitur Biometrik, Perkuat Aspek Keamanan

Menarik Dibaca: iPhone 15 Pro Max Dilengkapi IP68, Smartphone Andalan Saat Liburan di Pantai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Hitung Mundur Dimulai? Analis Sebut Kapolri Diganti Usai Hari TNI, Ini Sinyalnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI Berlaku Penuh 2027

Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI Berlaku Penuh 2027

2026-05-22
Mengukur Efek Kebijakan DHE SDA ke Ekonomi dan Rupiah

Mengukur Efek Kebijakan DHE SDA ke Ekonomi dan Rupiah

2026-05-22
Rajungan Indonesia Lolos Standar AS

Rajungan Indonesia Lolos Standar AS

2026-05-22
Faktor Ini Jadi Pendorong Industri Herbal RI Tumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi

Faktor Ini Jadi Pendorong Industri Herbal RI Tumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi

2026-05-22
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Mengukur Efek Kebijakan DHE SDA ke Ekonomi dan Rupiah

Komisi XI DPR: Kondisi Rupiah Sekarang Tak Bisa Disamakan dengan Krisis Moneter 1998

2026-05-23
BRI Ingatkan Modus Penipuan KUR, Pengajuan Dipastikan Tidak Lewat Link Online

BRI Ingatkan Modus Penipuan KUR, Pengajuan Dipastikan Tidak Lewat Link Online

2026-05-23
Rupiah Ditutup Melemah, Harga Minyak dan Sikap The Fed Jadi Pemicu

Rupiah Ditutup Melemah, Harga Minyak dan Sikap The Fed Jadi Pemicu

2026-05-23
BI Pastikan Cadangan Devisa Masih Kuat Jaga Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Masih Kuat Jaga Rupiah

2026-05-23

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 21 Mei 2026: UBS hingga Galeri24 Kompak Turun, Cek di Sini

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 21 Mei 2026: UBS hingga Galeri24 Kompak Turun, Cek di Sini

2026-05-23
0
Harga Emas Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Lebih Mahal Rp 35 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Lebih Mahal Rp 35 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-05-23
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Mei 2026: Intip Termurah dan Termahal di Sini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Mei 2026: Intip Termurah dan Termahal di Sini

2026-05-23
0
Daftar Tunjangan yang Tak Masuk Gaji ke-13 ASN 2026

Daftar Tunjangan yang Tak Masuk Gaji ke-13 ASN 2026

2026-05-23
0
Imbal Hasil Obligasi AS Melonjak, Ini Pemicunya

Imbal Hasil Obligasi AS Melonjak, Ini Pemicunya

2026-05-23
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Mengukur Efek Kebijakan DHE SDA ke Ekonomi dan Rupiah

Komisi XI DPR: Kondisi Rupiah Sekarang Tak Bisa Disamakan dengan Krisis Moneter 1998

2026-05-23
BRI Ingatkan Modus Penipuan KUR, Pengajuan Dipastikan Tidak Lewat Link Online

BRI Ingatkan Modus Penipuan KUR, Pengajuan Dipastikan Tidak Lewat Link Online

2026-05-23

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.