Jakarta – Di tengah kondisi industri dan ekonomi yang masih penuh tantangan, semakin banyak produk herbal Indonesia yang berupaya bertahan sekaligus memperluas pasar melalui inovasi, penguatan legalitas, dan adaptasi terhadap kebutuhan konsumen yang terus berubah.
Tren produk herbal dan wellness sendiri terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Kementerian Perindustrian menyebut pergeseran tren konsumen global yang mulai mengarah pada produk alami dan berbasis herbal menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan industri kosmetik dan obat tradisional Indonesia.
BACA JUGA:Danantara Endus Praktik Under Invoicing, Ini Modusnya
BACA JUGA:Negara Ini Dapat Kelonggaran Penempatan Devisa Ekspor Sumber Daya Alam
Sementara itu, BPOM menyebut nilai ekonomi industri wellness global telah mencapai sekitar USD 7 triliun.
Namun di balik peluang tersebut, pelaku industri herbal nasional juga menghadapi tantangan yang tidak sedikit. Mulai dari proses perizinan dan legalitas yang panjang, persaingan pasar yang semakin ketat, edukasi masyarakat, hingga tantangan menembus pasar internasional yang memiliki regulasi berbeda di setiap negara.
Founder & CEO Sanga Sanga, Riva Effrianti, mengatakan bahwa membangun brand herbal di tengah dinamika industri saat ini membutuhkan konsistensi yang panjang, terutama untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Banyak tantangan yang harus dihadapi pelaku usaha herbal saat ini. Tidak hanya soal pasar, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas, memenuhi regulasi, membangun distribusi, serta terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Kami percaya proses itu harus dijalani secara bertahap dan konsisten,” ujar Riva Effrianti, Rabu (20/5/2026).




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2951086/original/054337900_1572224430-20191027-Ekspor-Batu-Bara-Indonesia-Menurun-IQBAL-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4164856/original/091915700_1663664765-petanikapas5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1559582/original/044764500_1491540844-20170406-Bertemu-di-Florida_-Donald-Trump-dan-Xi-Jinping-Saling-Lempar-Senyum-AP-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562960/original/079664900_1776843665-IMG-20260422-WA0002.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387769/original/017666000_1779263021-IMG_4419.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387770/original/068721400_1779263033-IMG_4412.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6386298/original/053735200_1779261639-IMG-20260520-WA0046.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6391932/original/094175500_1779267326-Menteri_Koordinator___Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)