• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

    GAIKINDO Optimistis Industri Nasional Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Pick-up

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » JPMorgan Prediksi 60% Peluang Resesi Global Akibat Kebijakan Tarif Trump

JPMorgan Prediksi 60% Peluang Resesi Global Akibat Kebijakan Tarif Trump

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-04-08
0

JPMorgan Prediksi 60% Peluang Resesi Global Akibat Kebijakan Tarif Trump

wmhg.org – JAKARTA. Ketegangan ekonomi global semakin meningkat setelah JPMorgan Chase menaikkan prediksi risiko terjadinya resesi global menjadi 60% tahun ini. Laporan ini muncul sebagai respons atas kebijakan perdagangan agresif Amerika Serikat, yang menurut JPMorgan bersifat “disruptif” dan berpotensi memicu perang dagang global berskala besar.

Dalam sebuah catatan internal yang dikutip oleh Reuters, JPMorgan menyebutkan bahwa:

“Kebijakan AS yang bersifat disruptif telah diakui sebagai risiko terbesar bagi prospek global sepanjang tahun ini. Efek dari kebijakan ini kemungkinan akan diperparah oleh pembalasan tarif, penurunan sentimen bisnis AS, dan gangguan rantai pasok global.”

Tarif Trump Picu Efek Domino: Perang Dagang, Inflasi, dan Gangguan Rantai Pasok

Mengutip dailyhodl, peningkatan risiko resesi ini muncul hanya beberapa hari setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif 10% terhadap semua barang impor yang masuk ke Amerika Serikat.

Baca Juga: Inilah Daftar Lengkap Tarif Baru Trump yang Dikenakan pada Berbagai Negara

Selain itu, ia juga mengumumkan kebijakan “tarif resiprokal” terhadap puluhan negara, termasuk tarif sebesar 54% untuk barang-barang dari China, efektif mulai 9 April.

Kebijakan ini secara langsung memicu kekhawatiran pasar global dan memicu potensi pembalasan dari negara-negara mitra dagang, seperti China dan Uni Eropa. Dampaknya bisa meluas ke:

  • Penurunan kepercayaan pelaku usaha

  • Kenaikan harga barang konsumsi

  • Gangguan rantai pasok manufaktur global

  • Lonjakan inflasi secara global

The Fed Diperkirakan Pangkas Suku Bunga, Tapi Tidak Cukup Meredam Dampak

JPMorgan mencatat bahwa pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve kemungkinan akan mengurangi sebagian tekanan dari kebijakan tarif. Namun, langkah moneter ini dianggap tidak cukup untuk sepenuhnya menahan gelombang dampak dari perang dagang global yang sedang berlangsung.

Kebijakan fiskal dan moneter kini berada dalam jalur yang saling bertolak belakang. Di saat The Fed mencoba menstabilkan pasar melalui stimulus suku bunga, kebijakan tarif Trump justru menciptakan ketidakpastian tambahan, menambah tekanan pada pertumbuhan global.

Baca Juga: Daftar Barang yang Bakal Menguras Dompet Rakyat Amerika Akibat Kebijakan Tarif Trump

Institusi Keuangan Global Lain Juga Ikut Suarakan Peringatan

Tak hanya JPMorgan, lembaga keuangan besar lain juga mulai menyuarakan kekhawatiran yang sama. Goldman Sachs menaikkan proyeksi kemungkinan resesi AS dalam 12 bulan ke depan menjadi 35%, naik dari prediksi sebelumnya sebesar 20%. Lembaga ini juga memperkirakan bahwa:

Inflasi inti (tanpa makanan dan energi) akan mencapai 3,5% tahun ini, jauh di atas target The Fed sebesar 2%.

Sementara itu, HSBC melalui indikator probabilitas resesi yang berbasis pasar saham memperkirakan bahwa:

Pasar saham telah memproyeksikan kemungkinan resesi sebesar 40% hingga akhir tahun ini.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun belum terjadi kontraksi secara teknis, pasar keuangan global mulai mencerminkan kekhawatiran serius terhadap kemungkinan resesi yang dipicu oleh kebijakan ekonomi dan dagang AS.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Banyak Koruptor Dapat Remisi Idulfitri, KPK: Bukan Kewenangan Kami

Banyak Koruptor Dapat Remisi Idulfitri, KPK: Bukan Kewenangan Kami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kas Negara Dikabarkan Menipis, Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini

Kas Negara Dikabarkan Menipis, Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini

2026-04-25
Proses Restrukturisasi Utang Whoosh di Tangan Purbaya

Proses Restrukturisasi Utang Whoosh di Tangan Purbaya

2026-04-30

Agus Suparmanto Sah Pimpin PPP, Mahkamah Partai Bantah Dualisme Usai Muktamar X Ancol

2025-10-02
BI Tahan Suku Bunga Disebut Sinyal Positif di Tengah Ketidakpastian Global

BI Tahan Suku Bunga Disebut Sinyal Positif di Tengah Ketidakpastian Global

2026-04-24
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

2026-05-01
Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

2026-05-01
Di Tengah Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, BRI Optimistis Kinerja 2026 On Track

Di Tengah Gejolak Geopolitik dan Ekonomi Global, BRI Optimistis Kinerja 2026 On Track

2026-05-01
Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS

Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS

2026-05-01

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo

21 RSUD Naik Kelas Bulan Depan, Bakal Diresmikan Prabowo

2026-05-01
0
Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh

Prabowo Bakal Ikut May Day 2026, Qodari: Bukti Pemerintah Bersama Buruh

2026-05-01
0
Harta Pemilik Green SM, Ternyata Orang Terkaya Se-Asia Tenggara

Harta Pemilik Green SM, Ternyata Orang Terkaya Se-Asia Tenggara

2026-05-01
0
Buruh Sampaikan 11 Isu di May Day 2026, Sebagian Sudah Direspons Presiden

Buruh Sampaikan 11 Isu di May Day 2026, Sebagian Sudah Direspons Presiden

2026-05-01
0
UEA Bakal Keluar dari OPEC, Ada Anggota Lain yang Menyusul?

UEA Bakal Keluar dari OPEC, Ada Anggota Lain yang Menyusul?

2026-05-01
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

Rupiah Kemarin Tembus Rp 17.326 per Dolar AS, Hari Ini Makin Dalam

2026-05-01
Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

Cek Nilai Tukar Dolar ke Rupiah di Bank Hari Ini, Ada yang Capai Rp 17.530

2026-05-01

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.