Jakarta – Harga emas diperkirakan kembali menguat dalam waktu dekat seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sentimen positif ini berembus setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz pasca-kesepakatan damai AS-Iran menjadi katalis positif bagi pasar komoditas global, khususnya emas.
BACA JUGA:Antisipasi Gejolak Ekonomi, Perdagangan Berjangka Jadi Alternatif Investasi
BACA JUGA:Harga Emas 24 Karat Hari Ini 15 Juni 2026: Antam Melonjak, Pegadaian Stabil
Menurut Ibrahim, harga emas berpotensi melanjutkan penguatan dan bahkan menembus level US$ 4.875 per troy ounce pada bulan ini. Proyeksi tersebut didukung oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap stabilitas ekonomi global di tengah berkurangnya risiko konflik di kawasan Timur Tengah.
Perjanjian damai antara AS dan Iran serta pembukaan Selat Hormuz membuat harga emas kembali berkilau, diperkirakan bulan ini akan menuju US$ 4.875 per troy ounce, kata Ibrahim kepada media, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, Ibrahim menjelaskan pada perdagangan Sabtu pagi kemarin, harga emas dunia ditutup di level US$ 4.209 per troy ounce, sedangkan harga logam mulia domestik berada di level Rp 2.711.000 per gram.
Secara teknikal, Ibrahim menyebut apabila harga emas dunia mengalami koreksi, support pertama berada di US$ 4.058 per troy ounce dengan harga logam mulia Rp 2.690.000 per gram. Sementara itu, support kedua berada di US$ 3.929 per troy ounce dan logam mulia Rp 2.500.000 per gram.
Sebaliknya, apabila harga emas dunia menguat, resistance pertama berada di US$ 4.394 per troy ounce dengan harga logam mulia Rp 2.740.000 per gram. Adapun resistance kedua berada di US$ 4.571 per troy ounce dengan harga logam mulia Rp 2.880.000 per gram.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977742/original/073362000_1648519878-AP22081294676460.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540726/original/026076100_1774789410-Chief_Operating_Officer__COO__Danantara__Dony_Oskaria-29_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059657/original/098652300_1780903535-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-_8_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8059621/original/040499800_1780903490-Menteri_Perdagangan__Mendag__Budi_Santoso-8_Juni_2026a.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)