• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    BP AKR Ungkap Alasan Tak Naikkan Harga BBM di Tengah Melonjaknya Harga Minyak Dunia

    BP AKR Ungkap Alasan Tak Naikkan Harga BBM di Tengah Melonjaknya Harga Minyak Dunia

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    BP AKR Ungkap Alasan Tak Naikkan Harga BBM di Tengah Melonjaknya Harga Minyak Dunia

    BP AKR Ungkap Alasan Tak Naikkan Harga BBM di Tengah Melonjaknya Harga Minyak Dunia

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Investor Harus Hati-hati, Hampir Setengah Pendapatan Nvidia Hanya dari 4 Pelanggan

Investor Harus Hati-hati, Hampir Setengah Pendapatan Nvidia Hanya dari 4 Pelanggan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-05
0

Investor Harus Hati-hati, Hampir Setengah Pendapatan Nvidia Hanya dari 4 Pelanggan

wmhg.org – JAKARTA. Nvidia, mencatatkan pendapatan sebesar US$30 miliar pada kuartal kedua 2024, melampaui banyak perkiraan analis. Namun, yang mengejutkan adalah hampir setengah dari pendapatan tersebut berasal dari empat pelanggan utama.

Hal ini terungkap dalam dokumen pengajuan SEC (Securities and Exchange Commission) Nvidia, yang memicu kekhawatiran di kalangan investor terkait ketergantungan Nvidia pada beberapa pelanggan besar.

Ketergantungan pada Empat Pelanggan Utama

Menurut dokumen tersebut, empat pelanggan besar menyumbang 46% dari total pendapatan kuartal kedua Nvidia, atau sekitar US$13,8 miliar. Nama-nama pelanggan ini tetap anonim karena tidak ada undang-undang yang mewajibkan Nvidia mengungkapkan identitas mereka.

Namun, menurut analisis dari Gil Luria, seorang analis teknologi dari D.A. Davidson, pelanggan ini kemungkinan adalah Microsoft, Meta, Amazon, dan Google. Keempat perusahaan tersebut diketahui sedang mempercepat pengadaan GPU (Graphics Processing Unit) untuk mendukung inisiatif AI (Artificial Intelligence) mereka.

Luria menambahkan bahwa ada kemungkinan beberapa pelanggan tersebut adalah reseller, seperti Dell atau Supermicro, yang juga berperan dalam distribusi produk Nvidia.

Tidak Biasa bagi Perusahaan Besar

Dalam wawancara dengan Business Insider, Luria menjelaskan bahwa ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan adalah hal yang tidak biasa bagi perusahaan dengan skala sebesar Nvidia.

Tidak ada perusahaan besar lainnya yang bergantung pada satu pelanggan yang menyumbang 10% dari total pendapatan, katanya, merujuk pada perusahaan besar yang memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$200 miliar. Nvidia sendiri memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$2,61 triliun pada September 2024.

Baca Juga: CEO Nvidia Jensen Huang Terpental dari Klub US$100 Miliar: Kekayaannya Turun Drastis

Sejarah Ketergantungan Pelanggan

Sebenarnya, Nvidia memiliki sejarah ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan besar. Pada tahun 2004, ketika pendapatan perusahaan jauh lebih kecil dari saat ini, empat pelanggan menyumbang 51% dari total pendapatan kuartal ketiga mereka.

Saat itu, Nvidia banyak bekerja dengan produsen PC seperti Dell dan Sony untuk menyediakan GPU untuk komputer dan sistem permainan.

Namun, yang membuat situasi saat ini berbeda adalah peningkatan ketergantungan Nvidia pada bisnis pusat data (data center), yang kini menjadi penyumbang utama pendapatan mereka. Di masa lalu, segmen gaming dan otomotif juga memberikan kontribusi signifikan, sehingga ketergantungan pada beberapa pelanggan besar lebih terdistribusi.

Baca Juga: Saham Ini Baru Saja Gabung dengan Apple, Nvidia, dan Microsoft di Klub US$1 Triliun

Tiga Alasan Investor Harus Waspada

Menurut Luria, ketergantungan Nvidia pada beberapa pelanggan besar seharusnya menjadi perhatian utama investor selama satu atau dua tahun ke depan. Ada tiga alasan utama di balik kekhawatiran ini:

1. Perusahaan Besar Tidak Suka Mengandalkan Satu Pemasok

Perusahaan besar, seperti Microsoft, Amazon, dan Meta, cenderung tidak ingin terlalu bergantung pada satu pemasok untuk kebutuhan strategis mereka.

Mereka mencari diversifikasi pemasok untuk menjaga stabilitas pasokan dan menghindari ketergantungan yang berlebihan pada satu perusahaan. Sebagai contoh, Microsoft secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada Intel sebagai pemasok tunggal untuk prosesor mereka.

2. Permintaan Nvidia Bisa Bersifat Sementara

Permintaan besar terhadap GPU Nvidia saat ini didorong oleh inisiatif besar-besaran dalam pengembangan AI dari beberapa perusahaan teknologi terbesar dunia.

Namun, menurut Luria, para pelanggan ini telah mengkomunikasikan bahwa mereka sedang berinvestasi berlebihan dalam GPU tanpa mengkhawatirkan pengembalian investasi dalam jangka pendek. Ini menandakan bahwa lonjakan permintaan ini mungkin tidak berlangsung lama.

Meta, misalnya, telah menyatakan bahwa dampak dari investasi mereka dalam AI kemungkinan baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan. Jika investasi ini tidak segera memberikan hasil yang diharapkan, permintaan terhadap GPU Nvidia bisa berkurang.

Baca Juga: Pesulap Terkenal Ini Bagikan Trik Gandakan Portofolionya Hingga 276%

3. Peningkatan Persaingan

Nvidia juga menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar chip AI. Google dan Meta telah mengumumkan chip in-house untuk pengembangan AI, sementara Microsoft dan Amazon juga sedang mengembangkan chip mereka sendiri.

Ini berarti, dalam waktu dekat, para pelanggan utama Nvidia mungkin akan mengurangi ketergantungan mereka pada GPU Nvidia dan beralih menggunakan chip buatan sendiri.

Google dan Amazon telah lama berada di garis depan dalam pengembangan chip internal mereka, sementara Microsoft dan Meta sedang menyusul dengan cepat. Jika chip internal ini terbukti kompetitif, Nvidia mungkin akan kehilangan pangsa pasarnya di segmen pusat data.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
BRI Life Raih Penghargaan Most Popular Brand of The Year 2024 Kategori Asuransi Jiwa

BRI Life Raih Penghargaan Most Popular Brand of The Year 2024 Kategori Asuransi Jiwa

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Top 3: Pria Sidoarjo Gratis Isi BBM Pertamax Setahun Gara-Gara Aksi Heroik di SPBU

Top 3: Pria Sidoarjo Gratis Isi BBM Pertamax Setahun Gara-Gara Aksi Heroik di SPBU

2024-08-16
Hari Ini, Jokowi Sampaikan 2 Pidato Kenegaraan di Gedung DPR MPR

Hari Ini, Jokowi Sampaikan 2 Pidato Kenegaraan di Gedung DPR MPR

2024-08-16
Rincian Jadwal Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR – DPD 2024, dan Pembacaan Nota Keuangan 2025

Rincian Jadwal Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR – DPD 2024, dan Pembacaan Nota Keuangan 2025

2024-08-16
IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment

IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment

2026-07-24
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Juli 2026, Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Juli 2026, Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram

2026-07-30
Prediksi Harga Emas 28 Juli 2026, Resistance US$ 4.089 Jadi Penentu

Prediksi Harga Emas 28 Juli 2026, Resistance US$ 4.089 Jadi Penentu

2026-07-30
Cek Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Cek Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-07-30
Tongkat Estafet Gubernur BI Berpindah, PR Menanti Pengganti Perry Warjiyo

Tongkat Estafet Gubernur BI Berpindah, PR Menanti Pengganti Perry Warjiyo

2026-07-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bitmine Kini Genggam 5,79 Juta Ethereum

Bitmine Kini Genggam 5,79 Juta Ethereum

2026-07-30
0
Harga Kripto 29 Juli 2026: Ethereum Memimpin Kenaikan

Harga Kripto 29 Juli 2026: Ethereum Memimpin Kenaikan

2026-07-30
0
Proyek Kripto Rugi Rp 18 Triliun Gara-Gara Peretasan

Proyek Kripto Rugi Rp 18 Triliun Gara-Gara Peretasan

2026-07-30
0
Emirates Kini Terima Pembayaran Kripto

Emirates Kini Terima Pembayaran Kripto

2026-07-30
0
Harga Memecoin CATE Melonjak 25%, Video Anak Kucing Jadi Pemicu

Harga Memecoin CATE Melonjak 25%, Video Anak Kucing Jadi Pemicu

2026-07-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Juli 2026, Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Juli 2026, Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram

2026-07-30
Prediksi Harga Emas 28 Juli 2026, Resistance US$ 4.089 Jadi Penentu

Prediksi Harga Emas 28 Juli 2026, Resistance US$ 4.089 Jadi Penentu

2026-07-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.