• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

    Krisis Batubara ke PLTU Mulai Terjadi, Waspada Listrik Nasional Bisa Padam!

    Krisis Batubara ke PLTU Mulai Terjadi, Waspada Listrik Nasional Bisa Padam!

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

    Kontrak Blok Cepu Diperpanjang, ExxonMobil Diminta Tambah Investasi Rp 168 Triliun

    Krisis Batubara ke PLTU Mulai Terjadi, Waspada Listrik Nasional Bisa Padam!

    Krisis Batubara ke PLTU Mulai Terjadi, Waspada Listrik Nasional Bisa Padam!

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Investor Harus Hati-hati, Hampir Setengah Pendapatan Nvidia Hanya dari 4 Pelanggan

Investor Harus Hati-hati, Hampir Setengah Pendapatan Nvidia Hanya dari 4 Pelanggan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-05
0

Investor Harus Hati-hati, Hampir Setengah Pendapatan Nvidia Hanya dari 4 Pelanggan

wmhg.org – JAKARTA. Nvidia, mencatatkan pendapatan sebesar US$30 miliar pada kuartal kedua 2024, melampaui banyak perkiraan analis. Namun, yang mengejutkan adalah hampir setengah dari pendapatan tersebut berasal dari empat pelanggan utama.

Hal ini terungkap dalam dokumen pengajuan SEC (Securities and Exchange Commission) Nvidia, yang memicu kekhawatiran di kalangan investor terkait ketergantungan Nvidia pada beberapa pelanggan besar.

Ketergantungan pada Empat Pelanggan Utama

Menurut dokumen tersebut, empat pelanggan besar menyumbang 46% dari total pendapatan kuartal kedua Nvidia, atau sekitar US$13,8 miliar. Nama-nama pelanggan ini tetap anonim karena tidak ada undang-undang yang mewajibkan Nvidia mengungkapkan identitas mereka.

Namun, menurut analisis dari Gil Luria, seorang analis teknologi dari D.A. Davidson, pelanggan ini kemungkinan adalah Microsoft, Meta, Amazon, dan Google. Keempat perusahaan tersebut diketahui sedang mempercepat pengadaan GPU (Graphics Processing Unit) untuk mendukung inisiatif AI (Artificial Intelligence) mereka.

Luria menambahkan bahwa ada kemungkinan beberapa pelanggan tersebut adalah reseller, seperti Dell atau Supermicro, yang juga berperan dalam distribusi produk Nvidia.

Tidak Biasa bagi Perusahaan Besar

Dalam wawancara dengan Business Insider, Luria menjelaskan bahwa ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan adalah hal yang tidak biasa bagi perusahaan dengan skala sebesar Nvidia.

Tidak ada perusahaan besar lainnya yang bergantung pada satu pelanggan yang menyumbang 10% dari total pendapatan, katanya, merujuk pada perusahaan besar yang memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$200 miliar. Nvidia sendiri memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$2,61 triliun pada September 2024.

Baca Juga: CEO Nvidia Jensen Huang Terpental dari Klub US$100 Miliar: Kekayaannya Turun Drastis

Sejarah Ketergantungan Pelanggan

Sebenarnya, Nvidia memiliki sejarah ketergantungan pada sejumlah kecil pelanggan besar. Pada tahun 2004, ketika pendapatan perusahaan jauh lebih kecil dari saat ini, empat pelanggan menyumbang 51% dari total pendapatan kuartal ketiga mereka.

Saat itu, Nvidia banyak bekerja dengan produsen PC seperti Dell dan Sony untuk menyediakan GPU untuk komputer dan sistem permainan.

Namun, yang membuat situasi saat ini berbeda adalah peningkatan ketergantungan Nvidia pada bisnis pusat data (data center), yang kini menjadi penyumbang utama pendapatan mereka. Di masa lalu, segmen gaming dan otomotif juga memberikan kontribusi signifikan, sehingga ketergantungan pada beberapa pelanggan besar lebih terdistribusi.

Baca Juga: Saham Ini Baru Saja Gabung dengan Apple, Nvidia, dan Microsoft di Klub US$1 Triliun

Tiga Alasan Investor Harus Waspada

Menurut Luria, ketergantungan Nvidia pada beberapa pelanggan besar seharusnya menjadi perhatian utama investor selama satu atau dua tahun ke depan. Ada tiga alasan utama di balik kekhawatiran ini:

1. Perusahaan Besar Tidak Suka Mengandalkan Satu Pemasok

Perusahaan besar, seperti Microsoft, Amazon, dan Meta, cenderung tidak ingin terlalu bergantung pada satu pemasok untuk kebutuhan strategis mereka.

Mereka mencari diversifikasi pemasok untuk menjaga stabilitas pasokan dan menghindari ketergantungan yang berlebihan pada satu perusahaan. Sebagai contoh, Microsoft secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada Intel sebagai pemasok tunggal untuk prosesor mereka.

2. Permintaan Nvidia Bisa Bersifat Sementara

Permintaan besar terhadap GPU Nvidia saat ini didorong oleh inisiatif besar-besaran dalam pengembangan AI dari beberapa perusahaan teknologi terbesar dunia.

Namun, menurut Luria, para pelanggan ini telah mengkomunikasikan bahwa mereka sedang berinvestasi berlebihan dalam GPU tanpa mengkhawatirkan pengembalian investasi dalam jangka pendek. Ini menandakan bahwa lonjakan permintaan ini mungkin tidak berlangsung lama.

Meta, misalnya, telah menyatakan bahwa dampak dari investasi mereka dalam AI kemungkinan baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan. Jika investasi ini tidak segera memberikan hasil yang diharapkan, permintaan terhadap GPU Nvidia bisa berkurang.

Baca Juga: Pesulap Terkenal Ini Bagikan Trik Gandakan Portofolionya Hingga 276%

3. Peningkatan Persaingan

Nvidia juga menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar chip AI. Google dan Meta telah mengumumkan chip in-house untuk pengembangan AI, sementara Microsoft dan Amazon juga sedang mengembangkan chip mereka sendiri.

Ini berarti, dalam waktu dekat, para pelanggan utama Nvidia mungkin akan mengurangi ketergantungan mereka pada GPU Nvidia dan beralih menggunakan chip buatan sendiri.

Google dan Amazon telah lama berada di garis depan dalam pengembangan chip internal mereka, sementara Microsoft dan Meta sedang menyusul dengan cepat. Jika chip internal ini terbukti kompetitif, Nvidia mungkin akan kehilangan pangsa pasarnya di segmen pusat data.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
BRI Life Raih Penghargaan Most Popular Brand of The Year 2024 Kategori Asuransi Jiwa

BRI Life Raih Penghargaan Most Popular Brand of The Year 2024 Kategori Asuransi Jiwa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Nilai Ekonomi Halal Global Diprediksi Tembus Rp 51.419 Triliun

Nilai Ekonomi Halal Global Diprediksi Tembus Rp 51.419 Triliun

2026-04-23
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 21 April 2026 di Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 21 April 2026 di Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata

2026-04-23
Ekspansi Bisnis Berkat Pinjaman Fintech, Jasa Ekspedisi Raih Omzet Puluhan Miliar

Ekspansi Bisnis Berkat Pinjaman Fintech, Jasa Ekspedisi Raih Omzet Puluhan Miliar

2025-04-11
Chairman B57+: Ekonomi Halal Bukan Sekadar Pangan

Chairman B57+: Ekonomi Halal Bukan Sekadar Pangan

2026-04-23
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Rupiah Terpukul Gejolak Global dan Capital Outflows

Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Rupiah Terpukul Gejolak Global dan Capital Outflows

2026-04-24
BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

2026-04-24
Harga Emas Bangkit, Pasar Komoditas Masih Sangat Rapuh

Harga Emas Bangkit, Pasar Komoditas Masih Sangat Rapuh

2026-04-24
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun, Cek Selengkapnya di Sini!

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun, Cek Selengkapnya di Sini!

2026-04-24

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu

Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu

2026-04-24
0
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

2026-04-24
0
PPATK Ungkap Cara Pelaku Penggelapan Dana Kaburkan Uang Tindak Pidana

PPATK Ungkap Cara Pelaku Penggelapan Dana Kaburkan Uang Tindak Pidana

2026-04-24
0
4 Negara Berebut Impor Pupuk Urea RI, India Minta 500 Ribu Ton

4 Negara Berebut Impor Pupuk Urea RI, India Minta 500 Ribu Ton

2026-04-24
0
Groundbreaking Juni 2026, 5 PSEL Bakal Ubah Sampah Jadi Listrik

Groundbreaking Juni 2026, 5 PSEL Bakal Ubah Sampah Jadi Listrik

2026-04-24
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Rupiah Terpukul Gejolak Global dan Capital Outflows

Tembus Rp 17.300 per Dolar AS, Rupiah Terpukul Gejolak Global dan Capital Outflows

2026-04-24
BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

BRI Dampingi UMKM Diopeni, Tenun Lurik Naik Kelas dan Berdayakan Perempuan

2026-04-24

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.