Jakarta – Potensi transaksi digital antara Indonesia dan China diprediksi kian masif seiring rencana integrasi sistem pembayaran QR lintas negara yang melibatkan puluhan juta pelaku UMKM.
Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Santoso Liem, mengungkapkan bahwa meski sistem di Indonesia telah siap, penyatuan berbagai platform domestik di China menjadi kunci utama untuk mewujudkan interoperabilitas yang lebih efisien dan aman.
BACA JUGA:Pelaku Usaha Mikro Kecil Tak Perlu Cemas, Transaksi QRIS Dipastikan Aman
BACA JUGA:QRIS wondr by BNI Resmi Bisa Digunakan di China, Transaksi Internasional Kian Praktis
BACA JUGA:Sah, Beli Oleh-oleh di China Bisa Pakai QRIS
Potensi transaksi digital antara Indonesia dan China masih sangat besar. Di Indonesia, jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai sekitar 44–45 juta. Sementara di Tiongkok, jumlahnya jauh lebih besar, bahkan mendekati ratusan juta pelaku usaha, baik di sektor barang maupun jasa.
“Pasarnya sangat besar di dua negara ini. Itu yang membuat kerja sama QR lintas negara menjadi sangat relevan,” ujarnya di Bank Indonesia, Kamis (30/4/2026).
Saat ini, kerja sama pembayaran digital Indonesia dengan Tiongkok telah berjalan melalui sejumlah platform seperti UnionPay dan Alipay. Ke depan, pembahasan juga mengarah pada kemungkinan integrasi dengan WeChat Pay serta sistem pembayaran mobile lainnya.



/2024/06/12/2123675605.jpg)
/2023/02/23/301490227.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567344/original/027102800_1777276444-WhatsApp_Image_2026-04-27_at_14.16.33.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762787/original/061059400_1709635135-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569336/original/055015700_1777438671-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571098/original/071261400_1777603175-96a28de4-3f2c-4fb5-8afe-8e57ce6a425f.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3058580/original/084519300_1582520724-c10cd121f6fe3f1e5d45bce671a02f480d0b4c2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)