Jakarta – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026. Perusahaan asuransi kesehatan ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 82,8 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 45,4 miliar.
Dengan capaian tersebut, laba bersih Mandiri Inhealth tumbuh 82% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja ini mencerminkan fundamental bisnis perusahaan yang semakin kuat di tengah dinamika industri asuransi.
BACA JUGA:Tugu Reasuransi Bukukan Laba Bersih Rp 110 Miliar di 2025
BACA JUGA:Santunan dan Asuransi untuk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi
Pertumbuhan laba didorong oleh strategi bisnis yang terukur, termasuk optimalisasi portofolio, peningkatan kualitas underwriting, serta pengelolaan risiko yang disiplin.
Selain itu, perusahaan juga terus melakukan inovasi produk dan layanan untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang. Langkah ini menjadi salah satu kunci dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Mandiri Inhealth, Marihot H. Tambunan, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui inovasi dan digitalisasi.
“Mandiri Inhealth terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui inovasi, akselerasi digitalisasi, serta peningkatan kualitas layanan. Dengan pertumbuhan 82% pada Q1 2026 ini, kami optimis dapat menjaga momentum kinerja sekaligus memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2025).



/2023/02/23/301490227.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5229406/original/011619000_1747919437-close-up-busy-businesswoman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4604009/original/088733100_1696838759-WhatsApp_Image_2023-10-09_at_13.31.08__1_.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
/2025/12/02/1778127410.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337094/original/001943000_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4048744/original/052794300_1654847232-10_juni_2022-4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570481/original/055024800_1777527657-IMG_4124.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569948/original/053457700_1777463717-1000304446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568509/original/009151800_1777361366-Taksi_Green_SM-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/866094/original/031214800_1430464562-Petugas4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)