Jakarta – Harga emas dunia kembali menguat tipis pada perdagangan Senin setelah bergerak volatil sepanjang sesi. Investor kini mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran, sekaligus menunggu rilis data inflasi AS yang akan keluar pekan ini.
Mengutip CNBC, Selasa (12/5/2026), harga emas di pasar spot tercatat naik 0,1% menjadi USD 4.717,38 per ounce, setelah sebelumnya sempat turun lebih dari 1% di awal perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS relatif stabil di level USD 4.727,80 per ounce.
BACA JUGA:Jumlah Nasabah Tabungan Emas BSI Tembus 1 Juta
BACA JUGA:Ray Dalio: Bitcoin Gagal Jadi Safe Haven
Analis pasar dari American Gold Exchange, Jim Wyckoff, mengatakan penguatan emas saat ini didorong aksi beli saat harga turun dan strategi investor menjelang rilis data ekonomi penting dari AS.
“Ada aksi bargain hunting dan penyesuaian posisi menjelang data inflasi AS pekan ini,” ujar Wyckoff.
Pelaku pasar saat ini menyoroti data Consumer Price Index (CPI) AS yang dijadwalkan rilis pada Selasa waktu setempat. Setelah itu, pasar juga menunggu data Producer Price Index (PPI) yang akan diumumkan Rabu.
Di sisi geopolitik, ketegangan antara AS dan Iran masih menjadi perhatian utama investor global. Presiden AS Donald Trump menolak respons Iran terhadap proposal perdamaian yang diajukan AS. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu itu akan terus berkepanjangan.
Pasar juga khawatir konflik tersebut dapat mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia. Kekhawatiran ini turut mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Trump bahkan mengatakan pada Senin bahwa gencatan senjata antara kedua negara kini berada dalam kondisi “life support” atau di ambang kegagalan.



/2025/03/06/38420056.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672155/original/069131700_1778470697-Superbank_menghadirkan_Kartu_Untung.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579577/original/079405700_1778057267-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352150/original/028984100_1610959709-20210118-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5542609/original/067408900_1774947977-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_14.15.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/781851/original/087607700_1418807496-nickel.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5547859/original/095901800_1775473870-dpr7.jpg)