Jakarta – Harga emas berpeluang kembali menguat pada pekan ini di tengah memanasnya tensi geopolitik global. Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memprediksi harga logam mulia bahkan bisa menembus level Rp 2,9 juta per gram apabila ketegangan di Timur Tengah dan Eropa Timur terus meningkat.
Ia menjelaskan, pada perdagangan sebelumnya harga emas dunia ditutup di level USD 4.616 per troy ons, sementara harga logam mulia domestik berada di posisi Rp 2.796.000 per gram. Menurut dia, pergerakan harga emas pekan depan masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan konflik geopolitik global.
BACA JUGA:Cek Harga Perak Hari Ini 10 Mei 2026 di Antam dan Pasar Global
BACA JUGA:Terbaru, Cek Harga Emas 24 Karat Hari Ini 10 Mei 2026
BACA JUGA:Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Hari Ini, 7 Mei 2026: Raja Emas dan Laku Emas
Kemarin untuk emas dunia ditutup di USD 4.616. kemudian logam mulia ditutup di level Rp 2.796.000, kata Ibrahim kepada Senin (11/5/2026).
Ibrahim mengatakan, skenario penguatan emas masih terbuka lebar apabila pasar kembali dibayangi ketidakpastian global. Untuk level resistance pertama, harga emas dunia diproyeksikan berada di USD 4.702 per troy ons dengan harga logam mulia domestik sekitar Rp 2.866.000 per gram.
Sementara itu, apabila penguatan berlanjut, resistance kedua diperkirakan mencapai USD 4.851 per troy ons. Dalam kondisi tersebut, harga logam mulia di dalam negeri berpotensi menyentuh Rp 2.900.000 per gram.
Seandainya menguat untuk emas, resisten pertama itu di USD 4.702. Kemudian logam mulianya itu di Rp 2.866.000. Kemudian kalau seandainya menguat ya resisten kedua itu di USD 4.851 per tray on. Logam mulianya kemungkinan besar ini akan mencapai di Rp 2.900.000 per gram, ujarnya.



/2024/05/31/2056349972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1932273/original/053391600_1519472252-Properti-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672155/original/069131700_1778470697-Superbank_menghadirkan_Kartu_Untung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672273/original/039713700_1778475023-sp-2810126.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424749/original/064202100_1683862117-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)