Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan telah melakukan uji ketahanan (stress test) secara berkala untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Direktur Manajemen Risiko BRI, Ety Yuniarti, mengatakan langkah ini dilakukan secara konsisten, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi gejolak global.
BACA JUGA:Cara Jadi Agen BRILink di Desa, Peluang Usaha Modal Kecil tapi Menjanjikan dari Rumah
BACA JUGA:BRI Bukukan Laba Rp15,5 Triliun di Q1 2026, Tumbuh 13,7% di Tengah Tekanan Global
“Kami secara rutin sebetulnya, apalagi pas ada di Indonesia Global atau tidak, setiap bulan kami rutin melakukan stress test,” ujar Ety dalam Konferensi Pers, Kamis (30/4/2026).
Ety menjelaskan, dalam pelaksanaan stress test tersebut, perseroan menggunakan sejumlah parameter utama yang mencerminkan kondisi makroekonomi dan pasar keuangan. Parameter tersebut antara lain pertumbuhan ekonomi (GDP growth), inflasi, price to earnings (PE) ratio, nilai tukar dolar AS, hingga yield obligasi tenor 10 tahun. Selain itu, harga minyak juga menjadi salah satu indikator yang saat ini dinilai relevan dalam mengukur tekanan eksternal.
“Kalau misalnya iya, kami pun sudah melakukan asumsi pesimistik di sisi stress test, dan insya Allah dari sisi posisi pemodalan dan likuiditas masih relatif memadai. Jadi untuk menyerap potensi tekanan yang mungkin terjadi apabila oil price sampai dengan 100,” pugkasnya.



/2023/02/23/301490227.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570481/original/055024800_1777527657-IMG_4124.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472850/original/077010600_1768378156-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4604009/original/088733100_1696838759-WhatsApp_Image_2023-10-09_at_13.31.08__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500660/original/042683800_1770872753-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026b.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337094/original/001943000_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4048744/original/052794300_1654847232-10_juni_2022-4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569948/original/053457700_1777463717-1000304446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568509/original/009151800_1777361366-Taksi_Green_SM-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/866094/original/031214800_1430464562-Petugas4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)