• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, September 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Emiten Batubara Cari Pasar & Sumber Cuan Baru, Cek Rekomendasi Sahamnya

Emiten Batubara Cari Pasar & Sumber Cuan Baru, Cek Rekomendasi Sahamnya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-28
0

Emiten Batubara Cari Pasar & Sumber Cuan Baru, Cek Rekomendasi Sahamnya

wmhg.org – JAKARTA. Prospek emiten batubara di masa depan diselimuti sejumlah tantangan. Merujuk Reuters (21/8), China dikabarkan memangkas jumlah izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) baru hingga hampir 80%.

China merupakan pembangun PLTU terbesar di dunia, sehingga langkah ini bisa menekan permintaan batubara dalam jangka panjang. Senior Vice President Project Management Office PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Setiadi Wicaksono menyoroti pembatasan penggunaan batubara di negara maju.

Namun situasi ini tak lantas membuat prospek batubara langsung redup. Setiadi meyakini outlook permintaan batubara masih menarik, setidaknya dalam jangka menengah lima tahun ke depan.

Kondisi ini akan merangsang perusahaan batubara untuk menyasar pasar ekspor yang lebih beragam. Setiadi mengatakan, PTBA sudah mencium peluang dari negara berkembang di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Beberapa potensi ada di negara seperti India, Bangladesh, Pakistan yang menjadi pasar menarik, karena dari sisi demand masih cukup tinggi, terang Setiadi dalam paparan publik, Selasa (27/8).

PTBA juga telah membuka pasar ekspor baru pada kuartal II-2024 ke negara Bangladesh (240.000 ton), Filipina (120.000 ton) dan Jepang (20.000 ton). Meski getol memperluas pasar ekspor, tapi penjualan batubara PTBA masih dominan ke pasar dalam negeri dengan porsi 58% pada semester I-2024. 

Sementara itu, Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Febriati Nadira optimistis prospek batubara masih kokoh. Penopangnya adalah aktivitas pembangunan yang masih ramai di negara Asia.

Namun untuk menjaga keberlanjutan usaha, ADRO mengurangi ketergantungan terhadap batubara termal dengan menggenjot diversifikasi pendapatan.

Adaro berupaya mengembangkan dan mendiversifikasi bisnis untuk meningkatkan kontribusi dari bidang non-batubara termal dengan berperan aktif dalam proyek mineral dan energi terbarukan, kata Nadira.

Produsen batubara terbesar di Indonesia, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), punya strategi serupa. Direktur & Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava mengatakan pihaknya juga melakukan diversifikasi pasar dan ingin mempercepat aliran pendapatan dari segmen non-batubara.

Kami percaya adopsi strategi dengan lanskap pasar yang terus berkembang akan meningkatkan ketahanan dan memastikan kinerja berkelanjutan, ujar Dileep.

Secara bersamaan, BUMI akan terus memantau dampak dan perkembangan regulasi yang berpotensi memengaruhi prospek pasar batubara. Terutama dari negara dengan tingkat produksi dan permintaan besar seperti China, India, Australia dan Indonesia.

Dileep mengamati peningkatan produksi batubara dalam negeri di India dan China untuk memenuhi permintaan dari kenaikan kapasitas. Permintaan juga datang dari proyek hilirisasi batubara yang didukung oleh pemerintah melalui insentif. Hilirisasi berjalan secara pararel menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan.

Sementara itu, tingkat produksi batubara di Indonesia terus melonjak, dan ditargetkan mencapai lebih dari 900 juta ton pada tahun ini. Dengan jumlah sebesar itu, maka batubara Indonesia pun masih tergantung dengan pasar ekspor. 

Dileep mengingatkan, tingkat produksi akan turut memengaruhi pergerakan harga batubara. Karena surplus saat ini dan stok yang nyaman di China dan India, permintaan berkurang. Ketidakseimbangan permintaan-pasokan dapat memengaruhi pasar, ujar Dileep.

Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi mengamati transisi dunia untuk beralih ke energi terbarukan masih perlu waktu. Dus, Wafi memprediksi batubara masih punya ruang setidaknya hingga 10 tahun ke depan.

Toh, posisi harga batubara yang saat ini berkisar di level US$ 140 per ton masih berada terbilang tinggi dan menguntungkan. Adapun, trading economics mencatat harga batubara pada Selasa (27/8) naik 0,34% ke posisi US$ 145,70 per ton.

Analyst Stocknow.id Dinda Resty Angira turut melihat rencana China untuk mengurangi pembangunan PLTU baru tidak akan langsung berdampak signifikan. Sebab, PLTU yang sudah beroperasi masih membutuhkan batubara dalam jumlah besar.

PLTU yang sedang dalam tahap pembangunan pun akan memerlukan pasokan batubara, sehingga permintaan akan cenderung stabil dalam beberapa tahun ke depan. Namun secara jangka panjang, pengetatan regulasi di sejumlah negara memang perlu menjadi perhatian para emiten batubara untuk menggenjot diversifikasi.

Perlu mencari pasar baru atau mengembangkan strategi bisnis yang lebih berkelanjutan. Peningkatan efisiensi operasional, beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan, atau bahkan berinvestasi dalam teknologi baru yang dapat membantu mereka beradaptasi dengan perubahan lanskap energi global, terang Dinda.

Di sisi lain, Dinda mengingatkan potensi koreksi harga batubara masih terbuka, seiring ketidakpastian global yang masih membayangi. Tapi bagi investor jangka pendek, volatilitas harga ini dapat menjadi peluang untuk trading.

Saran dia, selektif memilih saham batubara yang secara valuasi masih menarik, serta fokus pada diversifikasi pendapatan dan pengembangan pasar. Dinda menyematkan rekomendasi buy ADRO dengan target harga di Rp 3.650 – Rp 3.770 dan PTBA untuk target Rp 2.910.

  PTBA Chart by TradingView

Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas sepakat, tetap perlu mencermati potensi koreksi harga batubara yang akan memengaruhi harga jual rata-rata alias Average Selling Price (ASP). Sukarno melihat tren harga batubara masih cenderung bergerak sideways setelah sempat menyentuh area resistance US$ 147 per ton.

Sukarno menyarankan untuk memilih saham yang pergerakan harganya masih belum naik terlalu tinggi. Sukarno merekomendasikan trading buy atau hold saham ADRO, PTBA, PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). 

Sementara itu, Wafi menyoroti produksi emiten batubara yang sempat terganjal oleh tertundanya persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dus, pada semester II -2024 ini kinerja produksi emiten batubara berpotensi membaik.

Sebagai rekomendasi, Wafi juga menyarankan strategi trading jangka pendek untuk saham emiten terkait batubara. Wafi menjagokan saham ADRO dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo menilai saham BUMI, ADRO, dan PTBA layak dikoleksi. Untuk saham BUMI cermati support di level harga Rp 76 dan resistance Rp 100, support – resistance ADRO ada di Rp 3.150 – Rp 3.700, dan support PTBA ada di Rp 2.620 dan resistance di Rp 2.880.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Kaesang-Erina jadi Sorotan, Istana Saling Lempar saat Ditanya soal Gaya Hidup Anak Presiden

Kaesang-Erina jadi Sorotan, Istana Saling Lempar saat Ditanya soal Gaya Hidup Anak Presiden

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Purbaya Bakal Pakai AI untuk Kejar Pajak

Purbaya Bakal Pakai AI untuk Kejar Pajak

2026-09-11
Gaji PM Singapura 4 Kali Presiden Swiss, 7 Kali Presiden AS

Gaji PM Singapura 4 Kali Presiden Swiss, 7 Kali Presiden AS

2026-09-11
LPS Tegaskan Semua Perusahaan Asuransi Wajib Ikut Program Penjaminan Polis

LPS Tegaskan Semua Perusahaan Asuransi Wajib Ikut Program Penjaminan Polis

2026-09-11
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi

Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi

2026-09-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

2026-09-11
Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

2026-09-11
Harga Emas Antam Naik Rp 15.000, Buyback Jadi Rp 2,475 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 15.000, Buyback Jadi Rp 2,475 Juta per Gram

2026-09-11
Harga Emas Pegadaian 10 September 2026, Antam dan UBS Naik

Harga Emas Pegadaian 10 September 2026, Antam dan UBS Naik

2026-09-11

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bos Tokocrypto: Pasar Kripto Indonesia Masih Dipandang Sebelah Mata

Bos Tokocrypto: Pasar Kripto Indonesia Masih Dipandang Sebelah Mata

2026-09-11
0
Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin Naik 0,45%, Zcash Terbang 52% Sepekan

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin Naik 0,45%, Zcash Terbang 52% Sepekan

2026-09-11
0
Zcash Meroket 120% Sebulan, Investor Mulai Lirik Pepeto

Zcash Meroket 120% Sebulan, Investor Mulai Lirik Pepeto

2026-09-11
0
Iran Izinkan Eksportir Gunakan Bitcoin dan Tether di Tengah Sanksi AS

Iran Izinkan Eksportir Gunakan Bitcoin dan Tether di Tengah Sanksi AS

2026-09-11
0
GameStop Berpotensi Alami Rugi Rp 1,3 Triliun Terkait Aset Digital

GameStop Berpotensi Alami Rugi Rp 1,3 Triliun Terkait Aset Digital

2026-09-11
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

2026-09-11
Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

2026-09-11

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.