• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

    Ketidakpastian RKAB Picu Gangguan Pasokan Batubara ke Pembangkit

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » Buka Peluang Rezeki saat Ramadan Datang

Buka Peluang Rezeki saat Ramadan Datang

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-07
0

Buka Peluang Rezeki saat Ramadan Datang

wmhg.org – Ramadan penuh berkah. Tidak hanya berkah kebaikan, harapan berkah ekonomi turut menggema di bulan yang suci bagi umat muslim tersebut. Ramadan sering dijadikan momen meraup pundi-pundi cuan.

Siti Aisyah, penjual hampers asal Ciputat mengamini harapan itu. Pada momen Ramadan, ia menambah variasi produk jualan yaitu buket dan kue kering (kuker).

Tak muluk-muluk, Aisyah berharap jualannya saat Ramadan kali ini tetap ramai dibeli customer. Pelanggan yang banyak jadi modalnya untuk berjualan.

“Pastinya pengen jualan hampers lagi. Karena sudah jalan dua tahun dan minat customer yang tinggi,” kata Aisyah kepada Tim Kontan, Senin (24/2/2025).

Dengan pengalaman dan peluang menggaet pelanggan tambahan, wanita yang berjualan melalui akun Instagram @asyah.florist itu menggunakan sosial media sebagai strategi pemasaran. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, ia mengaku senang karena jualannya laris diborong customer, entah pemesanan lewat Instagram atau Whatsapp.

Pada tahun 2024, ada 100 buah hampers dan cookies yang berhasil terjual. Angka tersebut naik 50% dari tahun 2023. “Senengnya karena produk aku dipakai banyak orang. Alhamdulillah, bisa kasih rezeki juga ke keluarga dan tetangga yang ikut bantu packing. Capeknya pasti ada, entah kepikiran soal jualan bakalan laku atau enggak. Tenaga yang pasti, sih,” sambung Aisyah.

Kisah serupa dilontarkan Rabi. Pria asal Pontianak itu berencana mengisi waktu libur kantor sembari berjualan daging sapi seminggu menjelang Idul Fitri. Bermodalkan tenda terpal, meja, dan kursi kayu, ia menjajakan daging sapi di pinggir Jalan Raya Dago, Parung Panjang, Kab. Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, jalanan tersebut strategis karena ramai dilalui pengguna kendaraan.

Mengacu dari tiga tahun sebelumnya, daging yang ia jual ludes meskipun harganya lebih tinggi dari pasar. Keuntungan yang ia raup mencapai Rp 2-3 juta. Ia pun berencana  mengajak beberapa teman untuk membantu melayani pembeli.

“Peluangnya besar jualan daging sapi. Orang kan beli buat masak opor, semur, atau rendang buat hidangan pas Lebaran nanti,” cerita Yogi kepada Tim Kontan pada Rabu, (26/2/2025).

Kebutuhan Ramadan, entah itu produk makanan dan fast moving consumer goods (FMCG), memang menarik untuk dijual. Pedagang harus jeli melihat peluang ini karena terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat. Wajar akhirnya banyak pedagang menawarkan ragam kebutuhan.

Setali tiga uang, masyarakat harus menyiapkan berbagai persiapan agar kebutuhan harian tetap berjalan. THR yang dicairkan saat bulan Ramadan pun membuat masyarakat kian konsumtif dalam membeli banyak kebutuhan.

“Kemampuan setiap orang akan meningkat dua sampai tiga kali lipat dari biasanya, yang juga meningkatkan daya konsumtifnya untuk berbelanja,” kata Tejasari dari Tatadana Consulting saat dihubungi Tim Kontan, Selasa (25/2/2025).

Dalam laporan Google berjudul Recharge, reconnect and celebrate: Consumer insights for successful Ramadan 2024 campaigns menyebutkan, pembeli di bulan Ramadan atau Hari Raya Lebaran melakukan pembelian 1,4 kali lebih banyak dari pada Double Day (10.10 atau 12.12). Tingginya jumlah pembeli mendorong banyak orang ikut menjual berbagai jasa dan produk.

Makanya, tidak heran banyak pedagang “dadakan” bermunculan di bulan Ramadan, seperti Aisyah dan Yogi. “Artinya, masyarakat akan membeli produk Ramadan dan Lebaran. Produk barang dan makanan tentunya yang berkaitan dengan bulan puasa, seperti makanan berbuka, kue dan minuman berbuka pasti akan meningkat selama bulan puasa dalam waktu 30 hari,” sambung Teja.

Budaya silaturahmi juga turut mendorong peningkatan konsumsi di bulan Ramadan. Banyak pula yang akhirnya menjual makanan, pakaian, peralatan rumah, dekorasi rumah, dan sebagainya.

Meskipun bervariasi, penjual perlu menjual produk berkualitas dengan harga yang terjangkau. Untuk menarik pembeli, penjual dapat memberikan diskon atau potongan harga agar dapat bersaing.

“Meski ekonomi sulit, masyarakat tetap mencari nilai terbaik untuk uang mereka. Bersaing dengan harga yang wajar namun tetap menguntungkan,” kata financial planner Rista Zwestika.

Berjualan setelah Ramadan

Bila untung, banyak juga yang memutuskan untuk melanjutkan berdagang setelah Ramadan usai. Rista menjelaskan pedagang perlu mendiversifikasi produk untuk keberlanjutan usaha, misalnya dari takjil ke makanan ringan. Tujuannya agar pelanggan tetap mengetahui produk yang disediakan oleh penjual.

Untuk itu, diperlukan strategi baru agar pelanggan tetap bertahan, bahkan bertambah. Menurut Rista, penjual harus membangun loyalitas kepada pelanggan. Dalam dunia bisnis, penjual perlu “mencuri hati” pelanggan dan membangun relasi yang baik.

Berjualan secara online pun perlu digencarkan untuk rencana ekspansi guna menjaring pasar yang lebih luas. “Pertahankan penjualan melalui platform online yang tetap aktif setelah Ramadan,” lanjut Rista.

Senada, Tejasari menyarankan UMKM memberikan promo untuk produk yang masih tersisa, terlebih jika masa kedaluwarsanya akan habis. Hal tersebut dilakukan untuk menambah modal usaha selanjutnya.

“Setelah Lebaran lewat, kita tetap bisa jual misalnya cuci gudang atau promo lainnya untuk menghabiskan stok yang masih tersisa kalau ada,” pungkas Tejasari.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Sebut Menhut Raja Juli Mumpungisme Rekrut Kader PSI, Rocky Gerung: Indonesia Makin Gelap, Efisiensi Cuma Omon-omon

Sebut Menhut Raja Juli Mumpungisme Rekrut Kader PSI, Rocky Gerung: Indonesia Makin Gelap, Efisiensi Cuma Omon-omon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

2026-05-13
Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

2026-05-13
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13
Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

2026-05-13
Harga Emas Rebound, Investor Akumulasi Perlahan

Harga Emas Rebound, Investor Akumulasi Perlahan

2026-05-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

2026-05-13
0
Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

2026-05-13
0
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
0
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
0
Purbaya Tunda Aktivasi Bond Stabilization Fund, Simak Alasannya

Purbaya Tunda Aktivasi Bond Stabilization Fund, Simak Alasannya

2026-05-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.