Jakarta – Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal mengungkap 4 ribu karyawan pabrik sepatu di Bandung, Jawa Barat batal terancam pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan dinilai mengambil langkah mitigasi agar tak jadi memangkas karyawan.
Kepastian ini didapat Said Iqbal usai menyambangi perusahaan PT Feng Tay Indonesia Enterprises di Kabupaten Bandung. Padahal, kesulitan pesanan menjadi alasan perusahaan merumahkan sekitar 4 ribu karyawan dan khawatir berujung PHK.
BACA JUGA:PHK Intai Sektor Padat Karya, BRIN Buka-Bukaan Pemicu Utamanya
BACA JUGA:Respons Pabrikan Otomotif Hengkang, Kemlu Bocorkan Investasi Baru
BACA JUGA:Pengusaha Cemas PHK Mengintai Jika Pasokan Gas Industri Tak Pasti
Kemarin saya baru pulang dari Bandung. PT Feng Tay yang rencananya, akibat order yang sedikit terganggu yang disebut gap order di bidang sepatu akan mem-PHK kemungkinan 4.000 buruh, ucap Iqbal usai Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Said Iqbal bersama Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI Jamsos), Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri telah menyambangi PT Feng Tay. Hasilnya disepakati ada skema penyesuaian yang dilakukan untuk menghindari PHK.
Kami diskusi, meyakinkan daripada perwakilan pengusaha dan mereka bersepakat yang kemungkinan, baru kemungkinan terjadi PHK, menjadi tidak jadi, sepanjang diberikan mitigasi, mitigasinya, pengaturan jam kerja, ucap Presiden KSPI ini.
Contohnya, buruh akan diliburkan selama 1-2 dua hari dalam sepekan. Kesepakatan lainnya, pengusaha menjamin tak ada pemotongan upah karyawan yang dirumahkan. Hanya saja, ada penyesuaian insentif.
Mereka akhirnya setuju setelah diberi penjelasan tidak boleh memotong upah. Akhirnya mungkin, yang mungkin diatur adalah pemotongan terhadap insentif, imbuh Iqbal.



/2026/03/17/1361567992.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1160966/original/047468400_1457073894-20160304-Gedung-Kemendag-AY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8340048/original/030104900_1782212079-Presiden_Konfederasi_Serikat_Pekerja_Seluruh_Indonesia__KSPSI__Andi_Gani_Nena_Wea-23_juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8266441/original/035120500_1782114766-publikasi_1782112488_6a38e0e8de319.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588614/original/072775000_1695698566-20230926-Bansos-Beras-Arbas-3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)