• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, September 6, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Bahlil Lapor kepada Prabowo, Pasokan LPG hingga Minyak Mentah Aman

    Bahlil Lapor kepada Prabowo, Pasokan LPG hingga Minyak Mentah Aman

    Sektor Tambang Terkontraksi, APBI: Prospek di Kuartal II-2026 Masih Menantang

    PMI Manufaktur Turun, Kadin Minta Kebijakan Lebih Pro-Industri

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Bahlil Lapor kepada Prabowo, Pasokan LPG hingga Minyak Mentah Aman

    Bahlil Lapor kepada Prabowo, Pasokan LPG hingga Minyak Mentah Aman

    Sektor Tambang Terkontraksi, APBI: Prospek di Kuartal II-2026 Masih Menantang

    PMI Manufaktur Turun, Kadin Minta Kebijakan Lebih Pro-Industri

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Central Omega (DKFT) Bagi Dividen Rp 390,31 Miliar Setelah Puasa Satu Dasawarsa

Central Omega (DKFT) Bagi Dividen Rp 390,31 Miliar Setelah Puasa Satu Dasawarsa

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-23
0

Central Omega (DKFT) Bagi Dividen Rp 390,31 Miliar Setelah Puasa Satu Dasawarsa

wmhg.org – JAKARTA. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) memutuskan membagi dividen dari laba bersih tahun buku 2025. Emiten tambang nikel ini sebelumnya puasa membagi dividen selama satu dasawarsa.

Direktur Central Omega Resources, Andi Jaya mengungkapkan bahwa DKFT mengalokasikan sebesar Rp 390,31 miliar sebagai dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham.

Secara rasio, jumlah tersebut setara dengan 68% dari laba bersih yang dibukukan oleh DKFT pada 2025.

Secara total, DKFT akan membagikan dividen sebesar Rp 70 per saham. Kebijakan ini sudah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (22/4/2026).

Andi menjelaskan, pembagian dividen DKFT terbagi atas tiga tahapan. Sebelumnya, DKFT telah membagi dividen interim pada 7 Juli dan 30 Oktober 2025, masing-masing sebesar Rp 10 dan Rp 25 per saham.

Di RUPS sudah kami sampaikan untuk finalnya, jadi total Rp 70, sehingga akan dibayarkan lagi (dividen) Rp 35 per saham, kata Andi dalam paparan publik yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026).

Tetapi, Andi belum merinci jadwal pembagian sisa dividen Rp 35 per saham tersebut. Andi membeberkan riwayat pembagian dividen DKFT sejak tahun buku 2011. Saat itu, DKFT menebar dividen sebesar Rp 100 per saham.

Kemudian pada tahun buku 2012 dan 2013, DKFT masing-masing membagi dividen Rp 50 per saham. Setelah itu, pada tahun buku 2014 – 2024, DKFT puasa membagi dividen.

Andi menjelaskan hal itu terjadi karena DKFT membukukan laba (earnings) yang negatif. Penyebabnya terkait dengan kebijakan pemerintah yang menerapkan moratorium atau penghentian ekspor bijih nikel. Imbasnya, pada tahun 2014 – 2017 DKFT tidak bisa mencatatkan penjualan.

Sesuai regulasi, DKFT pun membangun smelter pada tahun 2015 dan mulai beroperasi komersial pada 2018. Tapi karena selama bertahun-tahun tidak ada revenue, itu kan secara earnings-nya negatif, sampai dengan tahun 2024 baru selesai. PR-nya selesai, sehingga 2025 kami baru bisa membagikan dividen kembali, jelas Andi.

Secara kinerja, DKFT membukukan penjualan senilai Rp 1,57 triliun sepanjang tahun 2025. Meningkat 7,53% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan penjualan DKFT pada 2024, yang kala itu sebesar Rp 1,46 triliun.

Meski penjualan naik, tapi DKFT mampu menekan beban pokok penjualan yang mengalami penurunan 4,48% (yoy) menjadi Rp 792,58 miliar. Hasil ini mendongkrak perolehan laba kotor DKFT dengan kenaikan 24,10% (yoy) dari Rp 631,39 miliar menjadi Rp 783,59 miliar.

Secara bottom line, DKFT meraih laba bersih sebesar Rp 573,48 miliar pada tahun 2025. Keuntungan DKFT melonjak 56,62% dibandingkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2024, yang kala  itu tercatat sebesar Rp 366,16 miliar.

Andi menjelaskan, pertumbuhan laba DKFT terdongkrak oleh penurunan beban produksi. DKFT mengusung strategi untuk memacu produksi bijih nikel jenis limonit yang biaya produksinya lebih rendah dibandingkan dengan bijih nikel jenis saprolit.

Beban pokok penjualan berhasil mengalami penurunan karena strategi Manajemen untuk menerapkan penjualan limonit yang lebih banyak. Dengan cara ini perusahaan bisa menekan beban produksi. Oleh karena itu laba kotor sampai laba bersih terjadi peningkatan yang cukup signifikan, terang Andi.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Eks PM Inggris Liz Truss: Bitcoin Bisa Lawan Dominasi Bank Sentral

Eks PM Inggris Liz Truss: Bitcoin Bisa Lawan Dominasi Bank Sentral

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Selama Saya Jadi Menteri Keuangan

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Selama Saya Jadi Menteri Keuangan

2026-09-04
Bea Cukai Ingin Optimalkan Pusat Logistik Berikat, Ini Alasannya

Bea Cukai Ingin Optimalkan Pusat Logistik Berikat, Ini Alasannya

2026-09-04
Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Tak Bergantung Impor Pangan

Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Tak Bergantung Impor Pangan

2026-09-05
Harga Emas Antam 4 September 2026 Melambung Rp 31.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 4 September 2026 Melambung Rp 31.000, Simak Rincian di Sini

2026-09-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Dolar AS Melemah

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Dolar AS Melemah

2026-09-05
Harga Emas Antam 4 September 2026 Melambung Rp 31.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 4 September 2026 Melambung Rp 31.000, Simak Rincian di Sini

2026-09-05
Harga Emas Pegadaian 4 September 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kembali Melejit

Harga Emas Pegadaian 4 September 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kembali Melejit

2026-09-05
Harga Emas Perhiasan 4 September 2026: Perbandingan Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 4 September 2026: Perbandingan Raja Emas dan Laku Emas

2026-09-05

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
FBI Sita Kripto US$ 560.000 Diduga untuk Pendanaan Hamas

FBI Sita Kripto US$ 560.000 Diduga untuk Pendanaan Hamas

2026-09-05
0
Harga Kripto 4 September 2026: Bitcoin Melesat, ZEC Terbang 14,54%

Harga Kripto 4 September 2026: Bitcoin Melesat, ZEC Terbang 14,54%

2026-09-05
0
Bitcoin Tembus US$ 82.000, Ethereum hingga Dogecoin Ikut Menguat

Bitcoin Tembus US$ 82.000, Ethereum hingga Dogecoin Ikut Menguat

2026-09-05
0
Analis Sebut Adopsi Bitcoin Lebih Tinggi Ketimbang Emas

Analis Sebut Adopsi Bitcoin Lebih Tinggi Ketimbang Emas

2026-09-05
0
IMF Ungkap Donasi Tingkatkan Pertumbuhan Bitcoin di El Salvador

IMF Ungkap Donasi Tingkatkan Pertumbuhan Bitcoin di El Salvador

2026-09-05
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Dolar AS Melemah

Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Dolar AS Melemah

2026-09-05
Harga Emas Antam 4 September 2026 Melambung Rp 31.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 4 September 2026 Melambung Rp 31.000, Simak Rincian di Sini

2026-09-05

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.