Jakarta – Analis optimistis harga emas berpeluang naik pada pekan ini. Hal ini juga didukung dari kenaikan harga emas menjelang akhir pekan lalu. Namun, data inflasi akan membayangi harga emas.
Mengutip laman Kitco, Senin, (10/8/2026), pekan lalu, 19 analis berpartisipasi dalam Survei Emas Mingguan Kitco News yang menunjukkan sentimen bullish sangat kuat. Sebanyak 16 analis atau 84% memprediksi harga emas naik. Sedangkan dua analis atau 11% bersikap bearish. Hanya satu analis yang mewakili 5% responden bersikap netral terhadap prospek emas dalam jangka pendek.
BACA JUGA:OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
BACA JUGA:ETF Emas Resmi Diluncurkan saat Perayaan HUT ke-49 Diaktifkannya Pasar Modal
BACA JUGA:Risiko ETF Emas, Produk Investasi Baru di Pasar Modal
BACA JUGA:OJK Sebut ETF Emas Buka Akses Investasi Inklusif
Kenaikan harga emas menjelang akhir pekan juga mendorong momentum bullish yang kuat di kalangan investor ritel. Pekan lalu, tercatat 241 suara dalam jajak pendek media sosial daring. Dari jumlah itu, 166 responden atau 68,95 memperkirakan harga emas naik pada pekan ini. Sebanyak 37 responden lainnya atau 15,4% mengantisipasi penurunan harga. Di sisi lain, 38 pemilih atau 15,8% bersikap netral untuk jangka pendek.
Senior Market Analyst Barchart.com, Darin Newsom menuturkan, sikap bullish terhadap emas pekan ini. Ia menambahkan, kenaikan harga emas mungkin terbatas karena data inflasi pekan ini dapat menjadi faktor risiko.
Harga emas meski berada jauh di atas level support kritis di US$ 4.000, ia menuturkan, logam mulia ini masih tertahan dalam rentang pergerakan yang lebih luas di bawah US$ 4.500.
Ia menambahkan, ketidakpastian seputar the Federal Reserve (the Fed) terus membuat posisi emas menggantung, di mana pasar kesulitan menentukan waktu dan besaran pengetatan moneter tambahan. “Kenyataan mendasarnya adalah inflasi masih menjadi masalah,” kata dia.


/2016/06/14/77998966.jpg)
/2026/01/06/1212163043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8333454/original/099143700_1782203790-10975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316908/original/037911600_1785996295-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_11.27.34_AM.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458471/original/078083500_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949152/original/060298800_1726838740-Depositphotos_507983726_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)