Jakarta – Regulator kejahatan keuangan Australia, AUSTRAC, membekukan registrasi Cryptolink Pty Ltd sebagai penyedia layanan aset virtual atau virtual asset service provider (VASP) selama 3 bulan mulai Minggu (9/8/2026).
Keputusan tersebut membuat seluruh jaringan 96 ATM kripto milik Cryptolink di Australia harus berhenti beroperasi sementara.
BACA JUGA:27 Juni 1967: ATM Pertama di Dunia Mulai Beroperasi
BACA JUGA:Warga AS Rugi Rp 5,9 Triliun akibat Penipuan ATM Kripto
BACA JUGA:2 Pelaku Ganjal ATM di Tangerang Dibekuk, Ternyata Sudah 15 Kali Beraksi
Dikutip dari CoinMarketCap, Senin (10/8/2026), langkah AUSTRAC ini menjadi eskalasi terbaru dari sengketa kepatuhan yang telah berlangsung sejak akhir 2025. Regulator menilai Cryptolink gagal memenuhi kewajiban pelaporan dasar, khususnya terkait threshold transaction reports atau laporan transaksi bernilai besar.
Laporan tersebut penting untuk membantu otoritas melacak aliran dana yang berpotensi terkait aktivitas ilegal, termasuk pencucian uang dan penipuan keuangan.
AUSTRAC menegaskan bahwa tindakan ini merupakan suspensi registrasi, bukan pencabutan permanen atau putusan pidana terhadap Cryptolink. Artinya, perusahaan masih memiliki peluang untuk memulihkan status registrasinya setelah menyelesaikan masalah kepatuhan yang dipermasalahkan regulator.
Dengan berlakunya suspensi tersebut, Cryptolink tidak lagi memiliki kewenangan untuk menyediakan layanan aset virtual selama periode pembekuan berlangsung.
Bagi pengguna ATM kripto milik perusahaan itu, penghentian operasional berarti transaksi melalui mesin tersebut tidak dapat dilakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari Cryptolink maupun AUSTRAC.


/2016/06/14/77998966.jpg)
/2026/01/06/1212163043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8333454/original/099143700_1782203790-10975.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316908/original/037911600_1785996295-WhatsApp_Image_2026-08-06_at_11.27.34_AM.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949152/original/060298800_1726838740-Depositphotos_507983726_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)