Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu jual beli jabatan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyebut dirinya mengumpulkan uang Rp 100 miliar untuk posisi tertentu.
Purbaya mengatakan isu tersebut beredar di TikTok dan tidak memiliki dasar karena proses rotasi, mutasi, serta promosi pejabat Kemenkeu dilakukan secara profesional.
BACA JUGA:Purbaya Siapkan Cara Supaya Kementerian Tak Minta Anggaran Tambahan
BACA JUGA:Tak Ikuti Langkah Jepang, Purbaya Jelaskan Alasan PPN Belum Turun
“Terkait mutasi ini, ada isu di TikTok yang menyebutkan Pak Purbaya mengumpulkan uang Rp 100 miliar untuk posisi tertentu. Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tapi, itu rumor saja. Ini benar-benar professional-based,” kata Purbaya dalam acara pelantikan pejabat eselon II dan III Kemenkeu, di Kementerian Keuangan, Kamis (10/9/2026).
Purbaya mengatakan dirinya telah menanyakan isu tersebut kepada Sekretaris Jenderal Kemenkeu dan mendapat jawaban bahwa kabar pengumpulan uang Rp 100 miliar tersebut tidak benar.
Purbaya menjelaskan proses pengisian jabatan tidak hanya bergantung pada keputusan Menteri Keuangan karena mekanisme tersebut melibatkan usulan dan penilaian dari pejabat terkait.
“Yang menaikkan posisi bukan saya sendiri; ada yang mengusul, Pak Sekjen menilai, dan setiap pejabat eselon I yang ada saya tanya apakah orang tersebut cocok atau tidak,” ujar Purbaya.
Purbaya menegaskan integritas menjadi syarat penting bagi pejabat Kemenkeu karena kementerian tersebut mengelola penerimaan, belanja, pembiayaan, dan kekayaan negara.
“Oleh karena itu, tidak boleh ada kompromi terhadap integritas. Jabatan adalah amanah, bukan privilege. Semakin tinggi jabatan Saudara, semakin besar pula tanggung jawab dan pengawasannya,” ujar Purbaya.
Purbaya sebelumnya melakukan perombakan sekitar 50 pejabat eselon II dan 350 pejabat eselon III di lingkungan Kemenkeu.
/2022/10/22/184678830.jpg)
/2025/05/29/144949142.jpg)
/2026/05/22/1817612093.jpg)
/2020/12/17/225369454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291321/original/097359500_1783517932-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343444/original/044719400_1788857447-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6933.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344264/original/002861800_1788939901-AP26251360087646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3511438/original/014464000_1626324764-dogecoin_2executium-uRKETZRn-K4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321980/original/056686300_1786513083-ChatGPT_Image_Aug_12__2026__12_36_41_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)