Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah awalnya mengusulkan bantuan sosial (bansos) minyak goreng sebanyak 5 liter per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Namun, usulan awal pemerintah adalah 10 kilogram beras per bulan ditambah 1 liter minyak goreng. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, kemudian meminta penambahan minyak goreng menjadi 2 liter untuk setiap keluarga penerima manfaat.
Menanggapi usulan tersebut, Purbaya melontarkan tantangan bernada candaan. Ia menyebut seharusnya Said Abdullah berani mengusulkan jumlah yang lebih besar, bahkan hingga 5 liter.
Tadi saya suruh menjawab pertanyaan Pak Said. Jawab katanya 2 bulan 2 liter. Tadinya pemerintah mengusulkan 2 bulan 10 kilogram (beras) masing-masing bulan, terus 1 liter (minyak goreng). Itu tadinya ya. Terus Pak Said minta 2 (liter). Saya challenge, ya sudah kenapa 2 liter, 5 liter saja sekalian. Yang enggak berani Pak Said rupanya, kata Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di kantor DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Pernyataan itu sontak mencairkan suasana rapat, meskipun membawa pesan serius mengenai perdebatan alokasi bansos. Purbaya menekankan bahwa usulan dari Banggar akan tetap dipertimbangkan, selama sesuai dengan kondisi anggaran negara.



/2024/10/08/516836979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5358575/original/000263000_1758608176-Screenshot_20250923_110434_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263890/original/062702000_1782028709-Presiden_KSPI__Said_Iqbal-21_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265609/original/064222100_1782113297-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_2.11.23_PM__1_.jpeg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837495/original/096209800_1716195903-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)