Jakarta – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin setelah sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari sepekan pada sesi sebelumnya. Kenaikan terjadi seiring meningkatnya optimisme terhadap proses perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang turut menekan harga minyak dunia.
Mengutip CNBC, Selasa (23/6/2026), harga emas spot tercatat naik 0,6% menjadi US$ 4.183 per ons. Sebelumnya, logam mulia tersebut sempat jatuh ke level terendah sejak 11 Juni pada perdagangan Jumat lalu.
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Tembus Rp 2,78 Juta per Gram
BACA JUGA:JPMorgan Tambah Kepemilikan Saham di Merdeka Gold Resources
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 23 Juni 2026 Naik Tipis
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus justru turun 1% dan ditutup pada level US$ 4.202,70 per ons.
Analis Saxo Bank, Ole Hansen, mengatakan bahwa pergerakan harga energi masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar logam mulia dalam jangka pendek.
Harga energi akan tetap menjadi pendorong utama dalam jangka pendek bagi pasar logam mulia, ujar Hansen.
Perkembangan negosiasi antara AS dan Iran yang masih berlangsung di Swiss mengarah pada kemungkinan tercapainya kesepakatan yang dapat meningkatkan pasokan minyak mentah ke pasar global.
Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap harga minyak, sekaligus menciptakan sentimen positif bagi emas.



/2024/10/08/516836979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263890/original/062702000_1782028709-Presiden_KSPI__Said_Iqbal-21_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837495/original/096209800_1716195903-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)