Jakarta – Miliarder sekaligus pendiri Strategy, Michael Saylor memanfaatkan ChatGPT untuk membantu perusahaannya menghasilkan pendapatan US$ 15 miliar atau Rp 268,94 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.930).
“Jika Anda berada di usia produktif dan ingin memajukan dunia, membuat perubahan nyata, serta dikenang karena suatu pencapaian, prinsipnya cukup sederhana: jangan terus menerus melakukan hal yang sama, bekerja semakin keras setiap tahun atau melawan arus otomatisasi modern,” ujar Saylor saat wawancara dengan Diary of a CEO, yang diterbitkan pada Kamis, dikutip dari Yahoo Finance, Jumat (7/8/2026).
BACA JUGA:Miliarder Jeff Bezos Raup Rp 73,67 Triliun Usai Lepas Saham Amazon
BACA JUGA:Cara Unik Miliarder Ini Mendidik Anak Supaya Tak Silau Kekayaan
BACA JUGA:10 Miliarder Kehilangan Rp 6.639 Triliun, Ini Daftar Lengkapnya
Jangan mencoba mengalahkan robot dalam hal kerja keras,” ia menambahkan.
Pria berusia 61 tahun itu melontarkan komentar tersebut setelah podcaster Steven Bartlett bertanya kepadanya tentang apa yang diperlukan untuk membangun warisan (legacy) berskala besar, seperti yang dimiliki Michael Jackson atau Elon Musk serta mendapatkan pengakuan global atas dampak yang dihasilkan.
Saran Saylor didasarkan pada pengalamannya sendiri dalam mentransformasi Strategy, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy.
Ia mendirikan perusahaan perangkat lunak tersebut pada 1989, tetapi dalam lima tahun terakhir mengalihkan fokusnya ke Bitcoin, menjadikannya perusahaan publik pertama yang mengadopsi mata uang kripto tersebut sebagai bagian utama dari strategi perbendaharaan (treasury) perusahaan.
Setelah cara-cara konvensional untuk menggalang modal guna membeli lebih banyak kripto dirasa tidak lagi memadai, Saylor beralih ke ChatGPT untuk membantu merancang saham preferen berbasis Bitcoin.
Produk ini awalnya diragukan oleh para pengacara dan bankir karena belum pernah ada yang menciptakan produk serupa sebelumnya. Pada akhirnya, Strategy berhasil menggalang dana sekitar US$ 15 miliar melalui initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana dan penawaran terkait yang membuat Saylor mengatakan AI telah membantunya menghasilkan US$ 15 miliar tersebut.


/2016/11/25/51215106.jpg)
/2024/09/01/577969006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157523/original/061523700_1781011760-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315875/original/032342100_1785900385-IMG_6262.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5735199/original/048787600_1778630516-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2384193/original/016916200_1539657980-warren.jpg)