Jakarta – Bank sentral Inggris telah menetapkan bentuk stablecoin, dan melonggarkan beberapa proposal. Hal itu sebelumnya diperingatkan oleh industri dapat mencekik pasar yang didukung pound sterling sebelum berjalan.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Selasa (23/6/2026), dalam pernyataan kebijakan terakhir dan draft buku aturan yang diterbitkan pada Senin, 22 Juni 2026, bank sentral membatalkan rencana pembatasan jumlah stablecoin yang dapat dimiliki oleh satu orang. Kemudian mengganti dengan batasan total penerbitan per koin, yang awalnya ditetapkan 40 miliar pound sterling atau US$ 52,8 miliar. Jumlah itu setara Rp 942,53 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.850).
BACA JUGA:Prediksi Harga Emas Pekan ini, Naik atau Turun?
BACA JUGA:Mirae Asset Prediksi Bank Indonesia Bakal Naikkan Suku Bunga Lagi
Bank Sentral juga melonggarkan aturan tentang apa yang dapat mendukung token tersebut, memungkinkan penerbit untuk menyimpan hingga 70% cadangan dalam utang pemerintah Inggris jangka pendek, naik dari usulan 60%. Sisanya harus disimpan dalam deposito tanpa bunga di bank sentral.
Hal itu sebagian menjawab keluhan industri pembagian awal menyebabkan terlalu banyak modal yang tidak menghasilkan apa pun, meskipun penerbit telah mendorong agar bagian yang menghasilkan imbal hasil dinaikkan lebih tinggi lagi.
“Ini adalah tonggak penting dalam memberikan pilihan dan inovasi yang lebih besar dalam pembayaran di Inggris, kata Wakil Gubernur Bank Sentral untuk stabilitas keuangan, Sarah Breeden.
Ia menambahkan, inovasi berkembang pesat karena kepercayaan. Pelonggaran ini menyusul lobi selama berbulan-bulan dari industri kripto, di tengah kekhawatiran rencana awalnya dapat menghambat pasar berbasis sterling Inggris yang baru berkembang.
Pada Mei, Breeden mengakui bank sentral mungkin terlalu konservatif dan sedang meninjau kembali batasan dan aturan cadangannya, setelah perusahaan berpendapat proposal tersebut akan merusak daya saing Inggris terhadap rezim AS dan Eropa.
Bank menganggap batas 40 miliar pound sterling sebagai pengaman sementara untuk melindungi aliran kredit, bukan sebagai rem bagi pengguna. Bank telah memperingatkan stablecoin, jika diadopsi secara luas, dapat menarik simpanan dari bank dan membatasi pinjaman.



/2024/10/08/516836979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263890/original/062702000_1782028709-Presiden_KSPI__Said_Iqbal-21_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)