Jakarta – Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan kenaikan harga minyak goreng Minyakita masih terkendali. Dia juga membantah adanya kelangkaan stok minyak goreng di pasaran.
Budi mencatat, ada perbedaan sekitar Rp 200 per liter harga Minyakita dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita Rp 15.700 per liter. Namun, angka ini diklaim jauh lebih rendah dari kenaikan di tahun-tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Stok Minyakita Minim di Pasaran, Mendag Bilang Begini
BACA JUGA:Alasan Mendag Mau Ubah Harga Eceran Tertinggi Minyakita
BACA JUGA:Harga Minyak Goreng Naik, DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat
Sekarang (harga di pasar) Rp 15.900-an, sekarang HET-nya Rp 15.700-an. Harga maksudnya harga? Kalau dibandingkan setahun yang lalu malah Rp 16.800-an. Ya artinya sebenarnya Minyakita itu tidak naik dibanding tahun sebelumnya, ungkap Budi, di Sarinah, Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sementara itu, mengenai stok di pasaran, Budi menjelaskan kalau Minyakita merupakan minyak goreng hasil alokasi domestic market obligation (DMO) dari ekspor. Sehingga stoknya lebih sedikit di pasaran dibandingkan dengan merek dagang lainnya.
Minyakita ini sebenarnya kan lebih sementara, untuk melakukan intervensi pasar ketika terjadi kelangkaan minyak. Nah sehingga sekarang Minyakita itu dijadikan indikator tunggal, kalau minyak kita lagi naik harganya seolah-olah harga minyak goreng mahal, ucapnya.
Ketika Minyakita lagi berkurang, nggak ada, seolah-olah minyak goreng langka. Padahal kan bapak-Ibu lihat kalau minyak goreng kan enggak ada masalah, di mal kaya ini ada, nah di pasar rakyat juga banyak, jelas dia.
Dia turut memastikan tidak ada masalah stok minyak goreng secara umum di pasaran. Jadi saya pikir enggak ada masalahnya. Teman-teman juga bisa membantu menyampaikan bahwa kan tidak ada harga atau kelangkaan minyak goreng. Semua normal saja, tegas Budi.



/2024/05/31/2056349972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5668374/original/068434900_1778397856-1000313942.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1932273/original/053391600_1519472252-Properti-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4176667/original/089577400_1664532261-Dpr_siapkan_55_mobil_listrik_untuk_pertemuan_G20-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672155/original/069131700_1778470697-Superbank_menghadirkan_Kartu_Untung.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672273/original/039713700_1778475023-sp-2810126.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424749/original/064202100_1683862117-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)