Jakarta – Pemerintah terus memperkuat Program Magang Nasional sebagai salah satu upaya menyiapkan generasi muda agar lebih siap memasuki dunia kerja. Program tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kerja langsung, tetapi juga meningkatkan kompetensi peserta melalui pembelajaran di lingkungan profesional dan sertifikasi keahlian.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan tantangan dunia kerja ke depan akan semakin kompleks. Menurut dia, perusahaan kini tidak hanya mencari lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman kerja, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman mengenai budaya kerja.
BACA JUGA:Perusahaan Ikut \’Patungan\’ Uang Saku Peserta Magang Nasional, Berapa Besarannya?
BACA JUGA:Vidio Cetak Talenta Siap Kerja Lewat Magang Berbasis AI, Siap Hadapi Ekonomi Digital
BACA JUGA:Perusahaan Ikut \’Patungan\’ Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026? Kemnaker Bilang Begini
“Persaingan dunia kerja ke depan akan semakin penuh tantangan. Karena itu, program Magang Nasional menjadi wadah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan diri,” ujar Yassierli, Jumat (22/5/2026).
Dia menjelaskan Program Magang Nasional dirancang agar peserta memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus memahami berbagai aspek dunia profesional, termasuk tata kelola pekerjaan, produktivitas, dan budaya kerja.
Menurut Yassierli, peserta juga didorong memanfaatkan masa magang secara maksimal dengan aktif menggali pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5193986/original/010933600_1745287023-IMG-20250422-WA0002.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6451895/original/068053700_1779316601-perkuat-ekspor-pemerintah-guyur-lpei-rp-1-triliun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5160378/original/069897800_1741795320-cacbe7cf-b221-491f-8ec9-d3ec31df7d43.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6224946/original/089033600_1779101760-kur_BRI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6430134/original/028574200_1779298469-bi-catat-pelemahan-rupah-telah-mencapai-10-persen-rev1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)