Jakarta – Pemerintah memastikan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memiliki lahan yang cukup untuk mendukung pembangunan pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat C-130 atau Hercules yang ditargetkan menjadi pusat layanan regional di Asia. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat industri penerbangan dan pertahanan nasional.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pengembangan Bandara Kertajati sebagai kawasan MRO sebenarnya telah mulai dirancang sejak tahun lalu. Menurut dia, pengembangan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pesawat Hercules, tetapi juga berbagai jenis armada lainnya.
BACA JUGA:Ketika Warga Banda Aceh Kumpul di Warkop Saat Mati Listrik
BACA JUGA:Blackout, PLN Sumbar Masih Terus Upayakan Perbaikan Listrik
BACA JUGA:Kisah Haru Penyintas Kanker Serviks di Jaksel, 11 Tahun Jadi Kader Paliatif
Lahan Kertajati masih cukup memadai kok (untuk fasilitas MRO Hercules), kata Dudy dikutip dari Antara, Jumat (22/5/2026).
Dudy menjelaskan salah satu proyek yang telah mulai direncanakan ialah pembangunan fasilitas MRO helikopter oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF).
Kalau nggak salah tahun kemarin sudah mulai digagas, di antaranya dari PT GMF akan membangun pusat MRO untuk helikopter,” ujarnya.
Pengembangan kawasan perawatan pesawat di Kertajati dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri penerbangan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523348/original/025470200_1772803676-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6451895/original/068053700_1779316601-perkuat-ekspor-pemerintah-guyur-lpei-rp-1-triliun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5160378/original/069897800_1741795320-cacbe7cf-b221-491f-8ec9-d3ec31df7d43.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6224946/original/089033600_1779101760-kur_BRI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2832426/original/059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6430134/original/028574200_1779298469-bi-catat-pelemahan-rupah-telah-mencapai-10-persen-rev1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)