Jakarta – Harga minyak dunia melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis, (30/4/2026). Kenaikan harga minyak Kamis pekan ini seiring tanda-tanda blokade ekspor Iran yang berkepanjangan oleh Amerika Serikat (AS) dan negosiasi nuklir yang terhenti. Hal itu memicu kekhawatiran pasokan akan tetap ketat untuk waktu lebih lama.
Kenaikan ini terjadi setelah Axios melaporkan, Presiden AS Donald Trump telah menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang menandakan blokade angkatan laut akan tetap berlaku sampai kesepakatan nuklir yang lebih luas tercapai.
BACA JUGA:Kemnaker Kaji Potensi PHK Imbas Perang Iran, Ribuan Buruh Terancam
BACA JUGA:Ribuan Warga Iran Kecam Blokade AS, Beri Pesan Ini
BACA JUGA:Evakuasi Tahap Akhir, Kemlu: 13 WNI dari Iran Telah Tiba di Indonesia
Kontrak berjangka Juni untuk patokan internasional Brent minyak mentah naik 1,96% menjadi USD 120 per barel, sementara West Texas Intermediate AS (WTI) bertambah 0,2% menjadi USD 107,09.
Harga minyak mentah Brent naik sekitar 6% dan WTI naik 7% pada Rabu pekan ini. Seperti yang dilaporkan The Wall Street Journal mengutip pejabat AS, Trump telah menginstruksikan anak buah-nya untuk bersiap menghadapi blokade Iran yang berkepanjangan.
Trump tampaknya mengancam Iran dalam unggahan Truth Soscial pada Rabu pekan ini. Ia menyebutkan agar Iran sebaiknya segera sadar.
“Iran tidak bisa mengatur diri mereka sendiri. Mereka tidak tahu bagaimana menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka sebaiknya segera sadar!” kata Trump.
Unggahan tersebut disertai dengan gambar Trump yang dibuat oleh AI sedang memegang pistol dengan ledakan di latar belakang, dan kata-kata No More Mr Nice Guy!
Berdasarkan data LSEG, harga minyak mentah Brent telah melonjak ke level tertinggi sejak pertengahan 2022. Hal ini karena konflik Timur Tengah mencekik pasokan.



/2023/02/23/301490227.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569774/original/012129800_1777454145-Prabowo_Hilirisasi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472850/original/077010600_1768378156-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4604009/original/088733100_1696838759-WhatsApp_Image_2023-10-09_at_13.31.08__1_.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337094/original/001943000_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4048744/original/052794300_1654847232-10_juni_2022-4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570481/original/055024800_1777527657-IMG_4124.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569948/original/053457700_1777463717-1000304446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568509/original/009151800_1777361366-Taksi_Green_SM-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/866094/original/031214800_1430464562-Petugas4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/876774/original/009328100_1431659143-OPEC_2.jpg)